Target Operasi Ketupat 2020: Dari Zero Laka Lantas Menjadi Zero Pemudik

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabag Ops Kakorlantas Polri, Kombes Pol Benyamin, di Pos Pantau Cikopo. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Kabag Ops Kakorlantas Polri, Kombes Pol Benyamin, di Pos Pantau Cikopo. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat Operasi Ketupat 2020 saat pandemi virus corona akan memakan waktu yang lama. Target operasi tersebut yakni zero pemudik untuk mencegah meluasnya corona ke daerah.

“Kalau sekarang kita melaksanakan operasi paling panjang waktunya. Selama saya dan Pak Iqbal (Kadiv Humas Polri) jadi polisi mungkin (ini terlama) 38 hari,” kelakar Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin saat diskusi di Hotel Ambhada, Jakarta Selatan, Kamis (30/4).

Polda Metro Jaya mulai melakukan operasi ketupat. Foto: Dok. TMC Polda Metro Jaya

Benyamin menuturkan, Operasi Ketupat tahun ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Mereka mengubah target dari zero laka lantas menjadi zero pemudik.

“Kalau dulu targetnya kelancaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas menurun. Kalau sekarang keselamatan tetap (targetnya), dan (ditambah) targetnya tidak ada pemudik yang meninggalkan kota-kotanya,” ujar Benyamin.

embed from external kumparan

Benyamin berharap masyarakat memahami kondisi bahaya virus corona bila sampai menyebar ke daerah. Oleh karena itu, seluruh pemudik harus digagalkan pulang kampung.

“Di beberapa tempat menyusul dengan adanya PSBB. Meringankan beban keluarnya manusia. Karena Jakarta ini kan paling tinggi (virus corona),” ucapnya.

kumparan post embed

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona