Tarif Joki UTBK di Surabaya Rp 100 Juta hingga Rp 400 Juta untuk 1 Peserta
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap sindikat joki online UTBK SBMPTN 2022 asal Surabaya, Jumat (15/7).
Ada delapan pelaku yang ditangkap yakni MJ (40), RHB (23), MSN (34), ASP (38), MBBS (29), IB (31), MSME (26), RF (20).
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan mereka memasang tarif sebesar Rp 100 juta sampai Rp 400 juta kepada para calon mahasiswa peserta tes UTBK SBMPTN 2022.
"Bahwa tarif atau biaya yang dibutuhkan oleh para orang tua atau peserta sangat tergantung pada universitas dan jurusan yang dituju di antara Rp 100 juta hingga Rp 400 juta," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dalam jumpa pers, Jumat (15/7).
Semakin prestisius universitas yang dituju, maka semakin mahal tarifnya. Peserta membayar jika sudah masuk ke universitas dan program studi yang diinginkan. Yusep mengungkapkan sindikat joki online UTBK SBMPTN ini telah beroperasi selama 3 tahun terakhir.
Total keuntungan yang mereka dapatkan selama ini mencapai 6 miliar dari jasa joki tes tersebut.
"Bahwa sindikat perjokian ini berjalan sudah cukup lama, dan berdasarkan keterangan tersangka tahun 2020 dapat meluluskan peserta sebanyak 41 orang dengan pendapatan sebesar 2,5 miliar dan tahun 2021 sebanyak 69 orang berbagai jurusan dan berbagai universitas dengan pendapatan sebesar 6 miliar," ujar dia.
