Tata Cara Salat Sunah Gerhana Bulan dan Doanya

Fenomena gerhana bulan akan menyapa Indonesia pada Sabtu (28/7) dini hari nanti. Selain menikmati indahnya gerhana, umat muslim juga dapat melaksanakan ibadah saat gerhana terjadi, yakni dengan melaksanakan salat Khusuf, atau salat gerhana bulan.
Gerhana bulan kali ini akan berlangsung dari pukul 01.24 WIB hingga 05.19 WIB. Berikut tahapan gerhana bulan yang akan terjadi dini hari nanti.

Ada pun bagi Anda yang ingin melaksanakan salat sunah gerhana bulan, berikut kumparan lampirkan niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Saya salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.
Sedangkan untuk tata caranya, salat gerhana bulan sendiri tidak jauh berbeda dengan salat sunah lainnya. Hanya saja, setiap rakaat salat gerhana bulan, dilakukan dua kali rukuk. Berikut tata cara lengkapnya:

Setelah salat, Anda bisa melantunkan doa. Berikut salah satu doa yang biasanya dibaca usai salat gerhana bulan.
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُخَوِّفُ بِهِمَا عِبَادَهُ وَإِنَّهُمَا لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ فَإِذَا رَأَيْتُمْ كُسُوفَ أَحَدِهِمَا فَصَلُّوا وَادْعُوا حَتَّى يَنْكَشِفَ مَا بِكُمْ
“Sesungguhnya matahari dan bulan itu adalah dua tanda kekuasaan Allah, agar hamba takut kepadaNya. Terjadinya gerhana matahari dan bulan itu bukanlah karena kematian seeorang. Maka jika engkau melihatnya, maka shalatlah dan berdoalah hingga gerhana itu tersingkap dari kalian” (HR. An Nasa’i; shahih).
