Teladani Sikap Toleransi Mahatma Gandhi, PMN Jabar Minta Milenial Jaga Persatuan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi yang diselenggarakan Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (17/3). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi yang diselenggarakan Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (17/3). Foto: Dok. Istimewa

Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) wilayah Jabar mengajak muda-mudi Kota Sukabumi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai kebinekaan melalui sikap toleransi.

Ajakan tersebut disampaikan Koordinator Wilayah PMN Jabar, Marsus Albar di sela-sela kegiatan bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Jumat (17/3).

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan itu, Yadies, aktivis Pemimpin Muda Sukabumi. Bedah film kepemimpinan dan diskusi ini disambut antusias puluhan mahasiswa dan pemuda.

Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (17/3). Foto: Dok. Istimewa

Marsus mengatakan, Mohandas Karamcchand Gandhi atau lebih dikenal dengan sebutan Mahatma Gandhi merupakan sosok inspiratif perjuangan kemerdekaan India melalui aksi demonstrasi damai nonkekerasan melawan kolonialisme Inggris.

"Kenapa PMN hari ini menggelar kegiatan bedah film Gandhi karena memang banyak pesan yang harus dipetik di film tersebut dan banyak pula pesan-pesan yang harus ditangkap oleh kita semua," ujar Marsus.

Dia mengungkapkan hikmah yang dapat dipetik para peserta adalah sikap atau gaya kepemimpinan Gandhi yang menjunjung tinggi toleransi dan moderasi beragama di India.

"Sikap yang harus ditanamkan pada mahasiswa di Sukabumi ini yakni kelembutan dari hatinya Gandhi itu sendiri karena memang beliau sangat ingin mempersatukan kecintaan manusia dalam bingkai kebangsaan," jelas Marsus.

Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Foto: Dok. Istimewa

Gandhi juga memandang setiap orang memiliki derajat yang sama. Dia hidup sederhana dan melepaskan segala atribut kekayaan sebagai sebuah contoh seorang pemimpin yang rendah hati dan membumi.

Menurut Marsus, hal inilah yang perlu ditanamkan oleh muda-mudi dan mahasiswa di era modernisasi saat ini demi menjaga kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia.

"Harapannya untuk para mahasiswa Sukabumi, khususnya Himpunan Mahasiswa Sukabumi supaya terus bertoleransi dalam wilayah-wilayah kebangsaan, baik itu dari segi keagamaan, bersuku, dan berbudaya buat Indonesia yang lebih baik," tutur Marsus.

Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar bedah film kepemimpinan Gandhi dan diskusi di Gedung Pemuda, Lapang Merdeka, Kelurahan Gunungpatang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (17/3). Foto: Dok. Istimewa

Dalam kegiatan itu, PMN Jabar turut menyerahkan stimulus satu unit laptop untuk Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (Himasi).

Irsyad (23) salah satu peserta sekaligus perwakilan Himasi menyambut baik inisiasi PMN Jabar yang merangkul kalangan muda-mudi dan mahasiswa setempat dalam kegiatan positif kali ini.

"Tentunya sebagai perwakilan teman-teman Himasi merasa senang dan merasa bangga karena dari PMN secara tidak langsung bisa meningkatkan kualitas teman-teman secara keilmuan," kata Irsyad.