Telon Si Kucing 'Nemplok' di Bahu Pemilik, Curi Perhatian Warga CFD

Di tengah ramainya warga berolahraga di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Minggu (26/7), seekor kucing bernama Telon mencuri perhatian.
Kucing berbulu putih dengan corak cokelat dan hitam itu dengan tenang bertengger di bahu pemiliknya, Warsito (54), yang tengah bersepeda mengelilingi kawasan tersebut.
Dari kejauhan, Telon tampak santai menempel di bahu Warsito. Sesekali, kucing berusia 10 bulan itu berpindah ke atas kepala Warsito yang tertutup topi. Meski berada di tengah keramaian, Telon nyaris tak menunjukkan gelagat gelisah.
Perjalanan Warsito mengayuh sepeda pun beberapa kali terhenti. Bukan karena lelah, melainkan karena banyak warga penasaran dan menghampirinya.
Ada yang meminta izin mengelus dan menggendong Telon hingga berfoto bersama. Bahkan, beberapa orang sempat mengejar Warsito yang sudah kembali mengayuh sepeda hanya untuk menyapa Telon yang tengah "nemplok" di bahunya.
Menariknya, Telon tetap anteng meski berada dalam pelukan orang-orang yang baru dikenalnya. Ia tak berontak ataupun berusaha melompat turun.
Bagi Warsito, membawa Telon ke CFD bukan hal baru. Kegiatan itu sudah menjadi rutinitas setiap akhir pekan.
“Ya, saya biasa bawa kucing setiap hari Minggu. Kalau hari Sabtu kadang Senayan. Kucingnya namanya Telon. Umurnya 10 bulan. Dia lahir tunggal jam 12 malam pas hari Selasa bulan Agustus tanggal 7,” ujar Warsito saat ditemui kumparan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (26/7).
“Kenapa saya tahu, karena waktu itu saya lagi kena musibah. Lagi bersihin air kali masuk ke dalam rumah segini (betis), makanya saya tahu lahirnya dia,” lanjutnya.
Telon merupakan satu dari tujuh kucing yang kini dipelihara Warsito. Sebelumnya, ia memiliki 12 ekor kucing di rumahnya di kawasan Menteng Atas, Jakarta Selatan.
“Blasteran British. Ya, bapaknya British, mamanya kucing kampung,” ujar Warsito mendeskripsikan Telon.
Berawal dari Perjalanan ke Warung
Warsito mengaku tidak pernah melatih Telon agar mau bertengger di bahunya. Kebiasaan unik itu muncul secara spontan ketika ia mengajak Telon berjalan ke warung yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah.
“Nah itu dia, intinya banyak orang yang nanya dilatih atau diajarin. Saya enggak ngelatih kucing, enggak ngajarin kucing. Awalnya spontanitas, pas saya mau beli rokok ke warung, dari rumah ke warung jaraknya adalah bangsa 300 meter. Saya ajak keluar, awalnya digendong gini, mau naik atas saya tarik lagi. Naik atas lagi, saya diemin. Oh, begini,” kata Warsito.
“Nah, habis dari pulang dari warung beli rokok naik ke kepala, ya sudah saya diamin. Nah, besoknya baru saya pertama kali ke olahraga joging, apartemen, Kuningan, Rasuna. Nah, besok Minggunya baru saya coba Car Free Day, takut nggak nih banyak orang. Enggak takut juga. Sebelum punya sepeda, pakai motor,” sambungnya.
Sejak saat itu, Telon selalu menemani Warsito berolahraga, mulai dari joging hingga bersepeda di berbagai lokasi.
Warsito mengatakan, Telon tidak pernah mencoba melompat meski diajak melintasi jalan raya maupun berada di tengah keramaian. Namun, Telon pernah terkejut ketika mendengar suara petasan.
“Enggak pernah lompat. Kecuali jangan dengar petasan aja. Kalau petasan kaget, pernah di sini waktu itu,” ucapnya.
Telon juga tetap tenang ketika melintas di jalan raya.
“Iya, pernah lewat jalan raya ya diklaksonin busway dari belakang, enggak lompat, enggak apa. Tetap di atas pundak, enggak pernah takut. Ya, intinya seperti itu, nggak tahu juga ya kalau kucing lain. Misal dilatih itu takut apa enggak, saya enggak tahu, soalnya saya bawa lari sama polisi satu kompi di sini juga. Kan lari sambil yel-yel. Enggak takut juga, ada di TikTok semua,” jelas dia.
Anteng Digendong Orang yang Baru Dikenal
Ketika berada di CFD, Telon hampir tak pernah sepi perhatian. Banyak warga penasaran melihat tingkahnya yang tenang di atas bahu Warsito.
Tak sedikit pula yang meminta izin menggendong Telon. Meski berpindah dari pelukan Warsito ke orang yang baru dikenalnya, Telon tetap tenang.
Warsito mengatakan, perhatian pengunjung CFD terhadap Telon sudah menjadi pemandangan biasa setiap pekan.
“Oh, emang itu langganan Polwan itu. Sudah masuk di TikTok, banyak Polwan gantian tuh gendong dia barusan. Jadi TikTok udah banyak. Intinya kalau mau lihat banyak videonya Telon, buka aja, Telon5285, itu semuanya ada. Lari, naik sepeda, naik motor, joget, udah gitu aja,” ungkap Warsito.
“Makanya saya juga, kadang saya sendiri yang punya. Saya kadang-kadang suka, Telon-Telon kamu kok aneh ya, saya bilang,” tambah dia.
Warsito mengaku tak mengetahui mengapa Telon memiliki sifat yang berbeda dibandingkan kebanyakan kucing.
“Kok mau diajak ke mana-mana,” tuturnya.
Di balik tingkah santainya ketika diajak bepergian, Telon juga memiliki kebiasaan yang sudah dipahami Warsito. Setiap menjelang Subuh, Telon selalu membangunkannya.
“Enggak, sama sekali nggak ngelatih saya. Ih, saya juga bingung, ngelatih kucing itu bagaimana? Ya, bahasa kucing sama kita kan enggak tahu kan. Cuma ya kalau malam tidurnya di kamar, di pojokan. Jam 03.30 udah ngebangunin saya. Ngebangunnya dengan cara apa? Dia naik ke perut, ciumin pipi kanan saya terus mulutnya. Ah, baru bangun dilihat jam 03.30, minta keluar mau kencing, mau eek,” jelasnya.
Untuk makan sehari-hari, Warsito memberi Telon makanan kering. Sesekali, ia juga memasakkan dada ayam rebus tanpa bumbu.
Menurut Warsito, kepintaran dan kebiasaan Telon untuk tetap anteng ketika digendong mulai terlihat sejak usianya sekitar tiga bulan.
“Kurang lebih umur 3 bulan. Dia ngerti, kalau saya udah pulang kerja, dengar suara motornya langsung lari ke depan. Langsung apa? Minta makan,” kata Warsito.
“Iya, intinya kalau udah minta makan, udah, ke mana aja saya diikutin,” sambungnya.
Bawa Kebahagiaan bagi Orang Lain
Meski Telon cukup populer di media sosial dan kerap mencuri perhatian pengunjung CFD, Warsito mengaku belum memperoleh keuntungan materi dari aktivitas tersebut.
Namun, mendapatkan keuntungan bukan tujuan utamanya. Bagi Warsito, melihat orang-orang tersenyum, berhenti sejenak dari aktivitas olahraga untuk menyapa Telon, hingga mengabadikan momen bersama sudah memberikan kebahagiaan tersendiri.
“Ya, alhamdulillah, selama kita main TikTok-an sama si Telon, ya belum menghasilkan cuan, cuma saya bersyukur aja, orang udah pada senang,” katanya.
