News
·
1 Maret 2020 17:54

Tengkorak Berkalung Tasbih Ditemukan di Ladang Tebu, Jember

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tengkorak Berkalung Tasbih Ditemukan di Ladang Tebu, Jember (186894)
searchPerbesar
Mayat berkalung tasbih ditemukan di Jember. Foto: kumparan
Penemuan mayat manusia yang sudah tinggal belulang menggegerkan warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, Minggu, (1/3). Mayat ini ditemukan di salah satu ladang tebu milik warga, Sidi.
ADVERTISEMENT
Di antara jasad dan tulang belulang itu, terdapat tasbih yang mengalungi tengkorak itu. Kemudian, ada jaket abu-abu, kaus oblong merah, sarung biru dongker motif kotak-kotak, dan sepasang sandal jepit merah yang melekat di mayat.
Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Piyanto menyatakan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Kami sekarang menuju ke kamar mayat Rumah Sakit dr. Soebandi untuk autopsi jenazah korban," ungkapnya melalui sambungan telepon, Minggu (1/3).
Tengkorak Berkalung Tasbih Ditemukan di Ladang Tebu, Jember (186895)
searchPerbesar
Mayat berkalung tasbih ditemukan di Jember. Foto: kumparan
Sugeng menjelaskan, mayat sebelumnya ditemukan oleh tiga orang buruh yang bekerja di ladang milik Sadi. Mereka tengah membersihkan daun tebu sekitar pukul 12.00 WIB.
Para buruh itu bernama Husni (55), Husen (27), dan Zaenab (56). Ketiganya adalah warga Dusun Curahputih.
Mulanya, mereka mencium bau busuk. Hal itu membuat mereka penasaran sehingga berupaya mencari sumber bau yang sangat menyengat hidung itu.
ADVERTISEMENT
"Ternyata bau itu berasal dari jasad korban. Saksi-saksi melapor ke perangkat Desa Patemon, yang kemudian dilaporkan ke Polsek Tanggul," ujar Sugeng.
Tengkorak Berkalung Tasbih Ditemukan di Ladang Tebu, Jember (186896)
searchPerbesar
Ilustrasi tengkorak. Foto: Shutterstock
Sugeng telah meminta bantuan Polres Jember untuk melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.
Kuat dugaan korban meregang nyawa karena dibunuh. Kendati, saat ini sedang dilakukan autopsi untuk mengetahui berapa lama korban sudah meninggal dunia.
"Kami juga menginformasikan kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga. Ciri-ciri korban laki-laki sekitar usia 40 tahun dan sesuai petunjuk awal barang bukti dari TKP," jelasnya.