Tentang ‘Behind The Story of Pacu Jalur’ yang Menangi WAN-IFRA 2026
·waktu baca 2 menit

kumparan kembali meraih penghargaan internasional di ajang WAN-IFRA Digital Media Awards Asia 2026. Ada 3 penghargaan yang berhasil dibawa pulang.
Salah satu penghargaan yang disabet kumparan, yakni Best Use of Video dalam ajang WAN-IFRA Digital Media Awards Asia 2026 untuk Video “Behind The Story of Pacu Jalur”.
Video ini mengangkat tradisi Pacu Jalur secara utuh, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai praktik budaya yang melibatkan proses, peran, dan kehidupan masyarakat di baliknya.
Karya ini menang dalam kategori Best Use of Video karena menjawab tantangan utama dalam jurnalisme digital saat ini, yaitu menjembatani kesenjangan antara viralitas dan pemahaman.
Saat Pacu Jalur viral di media sosial, banyak audiens hanya melihat potongan visual tanpa memahami konteks tradisi. Melalui karya ini, kumparan menghadirkan penjelasan yang utuh dan kontekstual, mengurangi potensi misinterpretasi budaya, dan mengangkat kembali makna tradisi sebagai praktik kolektif masyarakat.
Pendekatan ini dinilai kuat karena tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan memperdalam pemahaman audiens.
Dalam proses produksinya, kumparan tidak hanya meliput saat perlombaan berlangsung, tetapi mengikuti keseluruhan proses dari awal, mulai dari persiapan, latihan, hingga hari perlombaan.
Tim kumparan berkolaborasi dengan berbagai pihak, ikut masuk langsung ke dalam kehidupan masyarakat untuk menangkap dinamika yang terjadi secara autentik, kemudian menyusunnya dalam format dokumenter yang utuh.
Distribusi konten juga diperkuat melalui pendekatan multi-channel journalism dengan video utama sebagai narasi utama yang didukung oleh konten turunan di media sosial dan artikel. Melalui pendekatan ini, audiens tidak hanya melihat momen, tetapi memahami keseluruhan cerita di balik Pacu Jalur.
Penghargaan ini diberikan oleh WAN-IFRA (World Association of News Publishers) kepada kumparan yang diwakilkan oleh Head of Video kumparan Dede Rohali dan Creative Editor ngewarta Andre Josua Simanjuntak, pada Selasa, 28 April 2026 di The Manila Hotel, Filipina.
