Terinspirasi "Breaking Bad", Profesor di AS Racik Sabu di Lab Kampus

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ilmuwan di laboratorium. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ilmuwan di laboratorium. Foto: Pixabay.

Sebuah film tidak disangkal bisa menginspirasi kehidupan seseorang, dengan cara positif atau negatif. Seperti di Amerika Serikat, dua orang profesor kimia ditangkap terinspirasi oleh film "Breaking Bad".

Diberitakan AFP, Senin (19/11), dua profesor kimia di kota Arkadelphia, Arkansas, ditangkap karena meracik sabu di laboratorium Universitas Negeri Henderson. Keduanya, Bradley Rowland, 40, dan Terry Bateman, 45, telah menjadi dosen di kampus itu sejak 10 dan lima tahun.

Menurut laporan Tina Hall, juru bicara kampus, kasus ini terungkap setelah muncul laporan bau kimia di gedung fakultas sains kampus itu pada 8 Oktober lalu.

"Penyelidikan awal menunjukkan adanya peningkatan kandungan zat benzoil klorida di laboratorium," kata Hall. Benzoil Florida adalah salah satu zat pembuat metamfetamin alias sabu.

Ilustrasi Sabu Foto: Ronny Muharman/Antara

Pihak kampus akhirnya menutup gedung tersebut dan memanggil polisi. Rowland dan Bateman ditangkap dalam penyelidikan lanjutan. Akibat peristiwa ini, keduanya dipecat pada 11 Oktober lalu.

Apa yang dilakukan kedua profesor itu mirip film Breaking Bad. Film itu menceritakan guru kimia bernama Walter White yang berubah jadi peracik sabu karena butuh uang untuk mengobati kanker yang dideritanya.

Rowland adalah fans berat serial ini. Hal ini diakuinya dalam profil dirinya yang pernah diterbitkan koran kampus pada 2014. Rowland mengatakan, Breaking Bad membuat anak-anak muda kembali tertarik belajar kimia.

"Itu acara yang bagus. Jika menyangkut sains, isinya tepat dan akurat, membuat anak muda, generasi baru tertarik pada kimia," kata Rowland ketika itu.