Terjebak Antrean di ATM? Ini Cara Lain Cairkan Bansos Tunai di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1).  Foto: PPID DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1). Foto: PPID DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bansos tunai (BST) kepada 1 juta KK pada 19 Juli. Besaran bansos tunai yang diberikan dalam penerapan PPKM Darurat, yakni sebesar Rp 600 ribu per satu KK.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, anggaran yang disiapkan Pemprov DKI untuk penyaluran bansos tunai kali ini sebesar Rp 604 miliar.

instagram embed

"Sebanyak 1 juta Kepala Keluarga yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta akan memperoleh dana BST sebesar Rp 600 ribu. Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp 604 miliar untuk bantuan sosial tunai atau BST kepada 1 juta Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat selama PPKM Darurat," ujar Herry, Rabu (21/7).

Dia menjelaskan, besaran bansos tunai kali ini merupakan gabungan penyaluran tahap 5 dan tahap 6. Seperti diketahui, besaran bansos tunai di Jakarta sebelumnya Rp 300 ribu per bulan.

embed from external kumparan

"Nilai BST kali ini mencapai Rp 600 ribu per KK dari hasil rapelan penyaluran tahap 5 dan 6 yang sempat tertunda pada Mei-Juni 2021 lalu," jelasnya.

“Sebagaimana imbauan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Bantuan Sosial ini dibiayai APBD DKI Jakarta, harap digunakan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mohon selalu jaga protokol kesehatan dan selalu berdoa untuk keselamatan kita semua”, tambah Herry.

Dalam proses penyaluran BST dia menegaskan, seluruh Manajemen Bank DKI dan karyawan tidak menerima ataupun meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apa pun.

Bank DKI tidak pernah memungut biaya apa pun, baik biaya administrasi, biaya transportasi dan biaya lainnya dalam proses pendistribusian berbagai program Pemprov DKI Jakarta.

Ilustrasi Bank DKI. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Setelah Bansos tunai ini cair, ada masalah baru yang muncul. Warga berbond0ng-bondong datang ke ATM Bank DKI terdekat untuk mencairkan dana.

Agar tak terjebak pada antrean, dia mengimbau agar penerima BST dapat memanfaatkan layanan transaksi non-tunai melalui JakOne Mobile yang disediakan oleh Bank DKI.

Begini cara registrasi dan pengaitan ke rekening di bawah ini:

1. Download aplikasi JakOne Mobile di Google Playstore atau AppStore.

2. Buka aplikasi JakOne Mobile pilih daftar.

3. Pilih dan klik setuju.

4. Pilih tidak punya rekening.

5. Isi data dengan lengkap lalu pilih lanjut.

6. Pilih hanya uang elektronik JakOne Pay.

7. Konfirmasi pembukaan E-Wallet JakOne Pay.

8. Akan ada notifikasi kode OTP, yang akan dikirim ke pesan SMS, pastikan Anda memiliki pulsa.

9. Masukan kode OTP yang dikirim melalui SMS ke nomor telepon Anda.

10. Pendaftaran selesai login dengan PIN JakOne Mobile yang telah Anda buat.