Ternyata Briptu S Sering Lecehkan Tahanan Perempuan, Puncaknya: Paksa Seks Oral
·waktu baca 2 menit

Briptu S, polisi yang bertugas di Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), ternyata sering melakukan pelecehan seksual ke tahanan perempuan.
Itu diungkapkan H (29 tahun). Teman dekat H adalah tahanan perempuan yang dipaksa melakukan seks oral oleh Briptu S.
Menurut H, temannya ini menceritakan ulah bejat Briptu S saat dibesuk di tahanan.
"Katanya, sudah sering dilecehkan. Kalau jalan tiba-tiba dicolek atau dipegang dadanya dan sering juga dipegang pantatnya," ujar H saat ditemui kumparan, Rabu (16/8).
"Dia kasih tahu saya tanggal 12 Agustus," kata H.
Korban Takut
Korban selama ini tidak berbicara karena takut. Tapi saat dipaksa seks oral, ia sudah tidak tahan lagi.
"Puncaknya di situ, ia merasa sudah tidak tahan dikasih begitu, jadinya baru mau cerita," ujar H.
Laporan Korban Tidak Digubris
H mengatakan korban sudah melapor kepada pimpinan Briptu S, bahkan sudah dimintai keterangan.
Tetapi pelaporan itu sia-sia, Briptu S masih berkeliaran di Dit Tahti Polda Sulsel.
"Pengakuannya sudah melapor di sana, cuman itu ji jengkelnya sudahnya melapor masih datangki jalan-jalan itu polisi," kata H.
Untuk diketahui, korban ditahan di ruang tahanan Dit Tahti Polda Sulsel pada 9 Mei 2023, dilecehkan sejak akhir Juli 2023.
