Ternyata Selain Disiksa-Ludah, Siswa MAN 1 Medan Dipaksa Bikin Video Minta Maaf
·waktu baca 2 menit

Beredar video MH, siswa MAN 1 Medan, menyatakan diri sebagai anggota geng motor, meminta maaf telah menyerang, dan menyebut tidak akan memperpanjang masalah penyiksaan "minum ludah 20 orang" yang ia terima.
Ternyata video itu dibuat usai MH disiksa. Raut wajah MH pun terlihat tertekan dalam video itu.
Begini yang disampaikan MH di video:
“Saya MH, anggota komunitas geng motor ‘Warde’ dengan ini menyatakan dengan setulus hati dan sadar, saya meminta maaf kepada saudara Satria atas perilaku penyerangan dan penculikan Geng Warde terhadap saudara Satria. Dan saya tidak akan memperpanjang masalah ini kepada pihak yang berwajib,” kata MH.
Belum diketahui detail soal Geng Warde ini.
“Karena anak saya di bawah tekanan mereka. Baru anak saya dipaksa agar, mereka itulah, kalau ketangkap, itulah alasan mereka, menjebak anak saya. Mereka bebas,” kata ibu MH, Khairani Anwar, saat dihubungi kumparan, Jumat (1/12).
Penyiksaan Itu
MH (14 tahun), siswa MAN 1 Medan, disiksa 20 orang yang terdiri dari siswa dan alumni sekolahnya pada Kamis (23/11). Apa saja yang dialami MH?
Diculik. MH yang mengendarai motor itu dipepet saat ia melintas di depan gerbang sekolah, lalu diculik.
Dibawa putar-putar selama 3 jam. MH duduk di tengah, diapit 2 pelaku. Motor MH dibawa oleh pelaku lain. Tujuan putar-putar itu supaya MH tidak tahu persis lokasi eksekusi.
Disundut rokok.
Disundut dengan kunci yang dipanaskan. Bekas luka ini amat parah berbentuk huruf "PA". Pelaku hendak menuliskan "PARMAN", nama geng pelaku.
Dipukuli. Bergerak sedikit pun dipukuli.
Tidak boleh bersuara sedikit pun. Bila bersuara, dipukul kembali.
Dimaki. Dikatai binatang.
Dipaksa makan rumput, namun karena tidak ada rumput maka korban dipaksa makan daun mangga.
Dipaksa minum ludah 20 pelaku. Ludah ini dikumpulkan, dicampurkan dengan abu rokok.
MH mengalami trauma berat.
