Terobos Perlintasan Pasar Minggu, Anggota TNI Tewas Tertabrak Kereta

kumparanNEWSverified-green

Petugas kepolisian dan warga di lokasi kejadian korban kecelakaan tertabrak kereta di kawasan PS. Minggu. Foto: Muhamad Nur Witama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kepolisian dan warga di lokasi kejadian korban kecelakaan tertabrak kereta di kawasan PS. Minggu. Foto: Muhamad Nur Witama/kumparan

Sebuah motor yang nekat melintasi palang pintu rel kereta perlintasan Pasar Minggu tertabrak kereta rel listrik (KRL) tujuan Bogor pada Kamis (11/4). Seorang pengendara dan penumpangnya meninggal seketika di lokasi kejadian.

Kejadian terjadi pada pukul 09.45 WIB. Menurut keterangan salah seorang saksi bernama Wiratama, pengendara ini menerobos palang pintu yang telah ditutup karena akan lewat KRL dari dua arah.

Petugas kepolisian dan warga di lokasi kejadian korban kecelakaan tertabrak kereta di kawasan PS. Minggu. Foto: Muhamad Nur Witama/kumparan

"Dari arah palang pintu ke arah Pasar Minggu sudah penutupan jalur, karena ada 2 kereta mau lewat. Kemudian ada 2 orang berboncengan nerobos palang pintu. Pada saat lewat jalur rel yang pertama yang ke arah Bogor mereka enggak bisa menghindar. Kemudian pengendara motor terseret sejauh sekitar 300 meter," ujar Tama kepada kumparan, Kamis (11/4).

Sementara rekannya yang satu lagi juga ikut terseret sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan. Kedua korban adalah laki-laki, dan saat ini sudah dalam penanganan petugas.

Pengendara motor yang terseret diketahui merupakan seorang anggota TNI bernama Koptu Agus Yulianto.

Kartu tanda prajurit TNI korban tertabrak kereta di kawasan PS. Minggu. Foto: Muhammad Nur Witama/kumparan

"Satu anggota TNI yang terseret paling jauh, enggak pakai seragam. Kondisinya paling parah. Ada pucuk senjata tertinggal ke rel sepertinya punya korban," tuturnya.

Saat ini, palang pintu sudah mulai dibuka kembali. Sebelumnya, palang sempat ditutup selama 10 menit untuk mengevakuasi korban hingga membuat arus lalu lintas padat.

video youtube embed