Teror di Rusia: Dua Rumah Ibadah Yahudi Dibakar

24 Juni 2024 11:14 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemandangan menunjukkan gumpalan asap mengepul di Derbent, Rusia, Minggu (23/6/2024). Foto: REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemandangan menunjukkan gumpalan asap mengepul di Derbent, Rusia, Minggu (23/6/2024). Foto: REUTERS
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kelompok bersenjata ternyata tak hanya menyerang gereja, kantor polisi, dan sinagoge di Dagestan, Rusia, pada Minggu (23/6) waktu setempat. Mereka juga membakar sinagoge, rumah ibadah pemeluk Yahudi, tersebut.
ADVERTISEMENT
Menurut keterangan otoritas setempat, pembakaran terjadi di dua kota di Dagestan. Serangan di Dagestan turut pula menewaskan belasan anggota polisi dan warga.
"Sinagoge di Derbent terbakar," kata kata ketua dewan publik masyarakat Yahudi di federasi Rusia, Boruch Gorin, lewat unggahan di Telegram seperti dikutip dari AFP.
"Sinagoge Makhachkala juga dibakar dan sudah hangus terbakar," sambung dia.
Pemandangan menunjukkan gumpalan asap mengepul di Derbent, Rusia, Minggu (23/6/2024). Foto: REUTERS
Rabi  Makhachkala, Rami Davidov, dalam keterangannya kepada kantor berita RIA Novosti menyatakan serangan dan pembakaran sinagoge di wilayahnya menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya.
Keterangan lainnya dari Kongres Yahudi Rusia, serangan di Sinagoge Derbent terjadi 40 menit sebelum umat Yahudi menggelar doa malam.
Sampai saat ini belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Akan tetapi, aparat keamanan Rusia menduga serangan di Dagestan dilakukan kelompok teroris yang didanai asing.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Dagestan adalah salah satu wilayah di Rusia yang warganya terindikasi bergabung dengan ISIS di Suriah pada 2015 lalu.
Dagestan juga berada di dekat Chechnya. Pada era 1990-an sampai awal 2000 tentara Rusia terlibat pertempuran demi membasmi pemberontakan setempat.