Terowongan Tol Cisumdawu Aman Dilewati Pengendara Meski Terdampak Gempa Sumedang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan melintasi terowongan kembar di jalur fungsional Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan melintasi terowongan kembar di jalur fungsional Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Terowongan Tol Cisumdawu dipastikan aman dilalui kendaraan meski ditemukan keretakan di sejumlah titik akibat gempa bumi 4,8 magnitudo di Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (31/12).

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, menyebut pihaknya telah memeriksa terowongan tersebut dan dipastikan tak mengganggu aktivitas lalu lintas.

"Kita sudah periksa itu masih layak pakai, sudah bisa dilewati," kata Aan saat meninjau Gerbang Tol Palimanan, Senin (1/1).

11 Orang Luka, 248 Rumah Rusak

Pasien dievakuasi ke tenda darurat yang didirikan di luar RSUD Sumedang setelah atap dan dinding rusak akibat gempa berkekuatan 4,8 SR di Sumedang, Jawa Barat pada 1 Januari 2024. Foto: Timur Matahari / AFP

PJ Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkap dampak akibat gempa 4,8 magnitudo di Sumedang yang terjadi Minggu (31/12). Total 248 rumah rusak.

"Ada 138 rumah rusak ringan dan 110 rusak berat, juga 456 pengungsi," kata Bey saat mengunjungi RSUD Sumedang, Senin (1/1).

Bey memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, 11 orang mengalami luka ringan, 2 orang di antaranya dirawat di RSUD Sumedang dan RS Santosa Bandung.

"Korban jiwa tidak ada, hanya luka ringan 11 orang dan 2 orang di antaranya dirawat di RSUD Sumedang dan Santosa Bandung, sisanya sudah pulang ke rumah masing-masing," tutur Bey.