Tertabrak Hingga Masuk Kolong Kereta Api, Remaja di Medan Selamat

Seorang remaja putri bernama Febri Sinaga berhasil lolos dari maut meski tertabrak kereta api di Jalan Sutomo, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (27/6) sekitar 09.00 WIB. Padahal saat tertabrak tubuh Febri masuk ke dalam kolong kereta api yang membawa penumpang dari jurusan Bandara Kualanamu- Medan itu.
Kondisi Febri yang tergolek di kolong kereta api kemudian diabadikan masyarakat hingga akhirnya viral di media sosial. Dalam video itu tampak kereta api terhenti dan tubuh Febri di dalam kolong jadi tontonan.
Setelah ditelusuri keberadaanya, ternyata Febri merupakan anak yatim yang hidup bersama ibunya, Br Silitonga, di Jalan Martapura, Kecamatan Medan Area, yang lokasinya berada di pinggir rel.
Diduga saat peristiwa terjadi, penyakit epilepsi yang menjangkiti Febri sejak kecil, kambuh, hingga membuatnya tidak sadar berada di tengah rel kereta api.
“Anak saya ini mengidap epilepsi, dia berhenti sekolah sejak kelas 4 SD,” ucap Br Silitonga.
Br Silitonga sama sekali tidak tahu saat peristiwa ajaib itu terjadi. Seingatnya, Febri sedang menjemur pakaian.
Walau begitu, Br Silitonga tetap bersyukur lantaran kejadian itu tak merenggut nyawa buah hatinya. Febri hanya mengalami luka ringan saja.
“Hanya luka kecil di bagian kepala sebelah kanan dan dagu. (Tapi) Dia juga trauma,” ucap Br Silitonga.
Sementara itu saksi mata yang juga tetangganya, Gotman Sidabutar (46), tak habis pikir menyaksikan peristiwa yang dilihatnya tadi pagi. Gotman saat itu berada sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Dia melihat langsung Febri berjalan ke tengah rel menghadap kereta api yang sedang berjalan.
“Mungkin penyakit epilepsinya datang, dia tidak tahu sedang berdiri di sana,” katanya.
Saat kereta api menerjang Febri, Gotman sempat berteriak kencang. Dia berharap masinis menghentikan lajunya, tapi Febri tetap tertabrak kereta api.
“Matilah anak ini, pikirku,” ucap Gotman mengingat kejadian yang dialaminya tadi pagi.
Namun apa yang dipikirkan Gotman tidak terjadi. Usai dievakuasi Febri berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.
