Tertular dari Manusia, Gorila di Kebun Binatang San Diego Terinfeksi Corona

Seekor gorila di kebun binatang San Diego, Amerika Serikat, terinfeksi virus corona (SARS-CoV-2). Dia tertular wabah tersebut dari seorang pawang yang diketahui terlebih dulu positif COVID-19.
Pihak kebun binatang mengatakan, kejadian ini menyebabkan tujuh ekor gorila lainnya diperkirakan terinfeksi corona. Kini pemeriksaan kepada gorila-gorila itu tengah dilakukan.
Mereka menambahkan, beberapa ekor gorila dataran rendah di kebun binatang menunjukkan gejala corona, seperti batuk. Tapi tidak ada yang sakit parah. Gorila dataran rendah adalah kelompok binatang langka yang terancam punah.
"Analisa lab terhadap sampel tinja dari salah satu gorila yang batuk menunjukkan keberadaan virus tersebut," kata jubir Kebun Binatang San Diego, Andrew James, seperti dikutip dari Reuters.
Kini, langkah-langkah pengendalian virus sudah diambil kebun binatang. Pencegahan harus diambil lantaran kera, yang merupakan sepupu biologis paling dekat dengan manusia, rentan patogen manusia.
Kera juga tak mempunyai imunitas alami seperti yang ada pada manusia.
Sejak awal Desember 2020 kebun binatang San Diego sudah ditutup.
Kasus pada gorila menambah panjang daftar hewan terinfeksi virus corona. Sebelumnya kasus COVID-19 ditemukan pada anjing dan kucing rumah. Pada Desember lalu wabah itu ditemukan pada hewan cerpelai yang hidup di alam liar.
