Tetangga Sebut Ada Suara Wanita Teriak Sebelum Guru Ngaji Bunda Maya Hilang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jasad Bunda Maya, guru ngaji di Bogor yang ditemukan tewas di sumur berhasil dievakuasi. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jasad Bunda Maya, guru ngaji di Bogor yang ditemukan tewas di sumur berhasil dievakuasi. Foto: Dok. Istimewa

Tewasnya seorang guru ngaji bernama Athiqotul Mahya alias Bunda Maya (28) di dalam sumur belakang rumahnya di Kampung Citatah, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, masih menjadi misteri. Polisi hingga saat ini masih berupaya mengungkap kasus tersebut

Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan Bunda Maya sebelumnya dilaporkan hilang oleh suaminya sejak Minggu (1/11). Selang tiga hari kemudian, pada Selasa (3/11) pagi sekitar jam 07.00 WIB, jasad Bunda Maya ditemukan mengambang di sumur di belakang rumahnya.

Salah seorang tetangga, Edi, mengatakan sebelum hilang atau pada Minggu (1/11) sekitar pukul 21.30 WIB, dia sempat melihat Bunda Maya pulang dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di salah satu di musala sekitar.

kumparan post embed

Pada saat itu diketahui Bunda Maya menghadiri Maulid Nabi bersama dua anaknya yang masih berusia 5 tahun dan 5 bulan serta suaminya.

"Saya tetangga samping rumah, setengah 10 malam pulang dari musala sama anaknya yang digendong dan jalan. Suaminya jadi panitia maulid di musala," ujar Edi, Selasa (3/11).

Pada saat itu, Bunda Maya pulang sendiri. Suaminya masih di musala karena jadi panitia Maulid Nabi.

Selang beberapa menit, Edi mengaku mendengar suara teriakan dari arah rumah Bunda Maya.

"Saya mendengar ada teriakan, dua kali. Saya sempat ke dapur, ke depan, suaranya dari sini (Rumah Bunda Maya). Tapi habis itu enggak kedengeran apa-apa lagi. Suaranya kaya suara ribut perempuan," katanya.

Edi tak mencari tahu lebih lanjut sumber suara itu. Menurut dia, suara itu seperti orang kaget terhadap sesuatu.

Edi mengatakan, Bunda Maya sehari-hari dikenal sebagai guru ngaji di halaman rumahnya. "Sehari-hari mengajar ngaji di sini," kata Edi.

***

Saksikan video menarik di bawah ini.

embed from external kumparan