Tiga Kendaraan Tabrakan di Jalur Tengkorak Cianjur-Sukabumi, 1 Tewas

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalur Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, macet total akibat tiga kendaraan tabrakan beruntun. Foto: ANTARA/Ahmad Fikri
zoom-in-whitePerbesar
Jalur Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, macet total akibat tiga kendaraan tabrakan beruntun. Foto: ANTARA/Ahmad Fikri

Kecelakan maut terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong. Peristiwa nahas itu melibatkan dua truk dan sebuah sepeda motor. Satu orang tewas dalam tabrakan tersebut.

Dilansir Antara Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Cianjur, AKP Ricky Adhipratama, mengatakan, tabrakan berawal dari truk boks berpelat nomor D 8960 DN tanpa muatan meluncur dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Truk yang dikendarai oleh Usep Ade itu diduga mengalami rem blong sehingga tidak bisa dikendalikan.

"Saat memasuki jalan menurun tajam yang tekenal dengan jalur tengkorak, tiba-tiba rem tidak berfungsi, sehingga sopir berusaha menguasai laju kendaraan yang tidak terkendali, truk boks sempat menghantam bagian belakang sepeda motor bernopol F 5369 Z yang berada di depannya," kata Ricky, Senin (15/6).

Setelah menghantam sepeda motor, truk masih terus melaju dan menghantam truk tangki berpelat nomor F 9710 PYW yang dikemudikan Uep Koswara di arah yang berlawanan. Adu banteng tak terhindarkan hingga membuat truk tangki terseret beberapa meter dengan bagian kabin rusak parah.

Truk yang mengalami res blong itu akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon besar dengan posisi terjungkal. Warga dan petugas sempat keculitan untuk mengevakuasi korban karena kondisinya terjepit oleh kabin yang ringsek.

embed from external kumparan

"Warga dan petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban dari dalam kabin kedua truk. Selang satu jam empat orang berhasil dikeluarkan dari dalam kabin dengan kondisi luka berat di sekujur tubuh terutama di bagian kepala dan wajah," kata Ricky.

Para korban dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapat pertolongan. Namun Uep tak tertolong, ia meninggal tak lama setelah tiba di rumah sakit dengan luka di bagian kepala dan luka robek di bagian pipi kiri.

Sedangkan tiga orang lainnya yaitu Usep Ade supir truk boks bersama kernetnya Mulyadi menjalani perawatan serius karena luka parah dibagian kepala dan wajah. Sementara kernet truk tangki Rudi Ardiansah mengalami luka di bagian kaki menjalani rawat jalan.

"Untuk korban meninggal dilakukan visum di Ruang Jenazah RSUD Cianjur, sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Kami akan mengembangkan kasus tersebut, setelah korban dirawat," kata Adhipratama.

Hingga tengah malam menjelang antrian panjang kendaraan dari arah Sukabumi atau sebaliknya dari arah Cianjur, terus mengular. Hal itu karena kendaraan yang terlibat kecelakaan belum bisa dievakuasi.***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!