Tiga Pendaki Tewas di Pegunungan Andes karena Skill Tak Mumpuni

Tiga pendaki tewas saat mendaki di Pegunungan Andes. Ketiga pendaki ini meninggal ketika mencoba mencapai puncak Piramide de Garcilaso setinggi 5.885 mdpl di pegunungan Cordillera Blanca, Peru.
Dilansir Reuters dari Rafael Figueroa selaku anggota Asosiasi Pemandu Gunung Peru (AGMP). Ketiga korban terdiri dari dua warga Chile bernama Cristóbal Bizzarri dan Gabriel Navarrete dan satu pria dengan kewarganegaraan ganda AS-Rusia bernama Alexander Maznev.
Tim pencari AGMP menemukan mayat sekitar tengah hari pada Selasa (1/8), setelah teman dan anggota keluarga warga Chile mengatakan bahwa para korban belum kembali dari perjalanan ke Piramide de Garcilaso.

Tiga orang tersebut kemungkinan tertimpa longsoran salju saat mereka mendaki Piramide de Garcilaso yang dikenal memiliki trek sulit dan sangat curam.
"Ketiga orang ini tampaknya telah mencoba memanjat permukaan gunung Piramida de Garcilaso yang tertutup salju tanpa panduan terlatih untuk ekspedisi jenis ini. Kami merekomendasikan semua wisatawan untuk pergi dengan personel terlatih," kata Figuoero.

Cordillera Blanca merupakan rumah bagi sejumlah gletser dan memiliki puncak yang menjulang dan danau turquoise menjadi tujuan favorit bagi para pendaki gunung dan trekker untuk menaklukan salah satu gunung tertinggi di dunia ini.
Antonio Zavala, selaku kepala polisi di kota Huaraz, telah mengkonfirmasi kebangsaan ketiga korban dan mengatakan bahwa pihak berwenang sedang dalam perjalanan untuk mengambil kembali ketiga mayat. Proses evakuasi tersendat karena mereka harus berkemah di Cordillera Blanca karena musim dingin yang sedang terjadi di belahan bumi selatan.
Sementara itu Kedubes Chile dan Rusia di Lima, dan Departemen Luar Negeri A.S mengatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan komentar atas kejadian ini.
