Tim DVI Dikerahkan ke Halmahera, Identifikasi Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlicson Pasaribu. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlicson Pasaribu. Foto: Dok. Istimewa

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Maluku Utara dikerahkan ke Halmahera Utara untuk melakukan proses identifikasi korban tewas akibat erupsi Gunung Dukono.

Tim DVI yang dipimpin Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M Napiun masih dalam perjalanan.

"Tim DVI sementara dalam perjalanan menuju Halmahera Utara. Tujuan mereka ke Halmahera Utara untuk melakukan identifikasi korban dalam kasus erupsi Gunung Dukono," kata Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, Minggu (10/5).

Erlichson bilang, kehadiran Tim DVI diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi korban, sehingga penanganan dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dapat dilakukan dengan tepat dan cepat.

Diketahui dari insiden erupsinya Gunung Dukono, ada 3 orang tewas. Mereka adalah pendaki, dua di antaranya merupakan WN Singapura. Mereka adalah Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) yang merupakan Warga Negara (WN) Singapura.

Sementara, satu korban tewas lainnya merupakan warga negara Indonesia (WNI) bernama Angel Krishela Pradipta.