Tim Jibom Temukan Granat Nanas hingga Bunker di Lokasi Ledakan Biak Numfor
·waktu baca 2 menit

Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua menemukan satu granat nanas yang telah dimodifikasi saat melaksanakan penyisiran dan sterilisasi awal di lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Senin (1/6).
Selain granat nanas tersebut, petugas juga menemukan dua proyektil yang diketahui telah diambil amunisinya dengan cara digerinda. Seluruh temuan langsung diamankan untuk mencegah potensi bahaya.
Temuan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa masih terdapat material berbahaya di area sekitar lokasi ledakan. Karena itu, proses sterilisasi dan penyisiran lanjutan akan terus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi benda berbahaya yang tersisa.
Bunker Peninggalan Masa Perang
Selain itu, kawasan sekitar lokasi ledakan diketahui memiliki sejumlah bunker dan lubang peninggalan masa perang yang diduga masih menyimpan material berbahaya.
Kondisi tersebut membuat proses sterilisasi harus dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan khusus dan sesuai standar penanganan bahan peledak.
Wadanki Brimob Kompi 4 Batalion A, IPTU Hidayatullah Bauw, menegaskan, area lokasi ledakan harus tetap steril dan tidak boleh dimasuki oleh masyarakat selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area yang telah dipasangi garis polisi karena masih berpotensi membahayakan keselamatan. Tim Jibom akan terus melakukan penyisiran dan sterilisasi secara menyeluruh," katanya.
