Timses Soal Prabowo Joget Sajojo: Itu Saat di Kejuaraan Pencak Silat

2 Januari 2019 15:13 WIB
clock
Diperbarui 15 Maret 2019 3:50 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengklarifikasi sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan Prabowo sedang berjoget dengan diiringi lagu Sajojo. Lagu Sajojo adalah lagu daerah dari Papua.
ADVERTISEMENT
Di awal video itu tertulis kalimat "capres ijtima ulama sedang pesta". Andre memberi penjelaskan, joget Prabowo itu terjadi saat perayaan kejuaraan pencak silat dunia tahun 2016 di Bali dan bukan acara tahun baru 2019.
"(Acara tahun baru 2019) Itu hoaks, itu acara jamuan makan saat kejuaraan pencak silat dunia tahun 2016 di Bali," kata Andre ketika dikonfirmasi, Rabu (2/1/19)
"Prabowo sebagai presiden persilat dunia menjamu semua delegasi silat dari seluruh dunia makan malam di Warung Made Bali," tambahnya.
Andre kemudian mempertanyakan, apakah ada yang salah dengan joget Sajojo oleh Prabowo itu. Sebab, ia menilai tarian Sajojo bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Andre menegaskan, Gerindra adalah partai nasionalis yang mewadahi seluruh suku bangsa dan agama.
ADVERTISEMENT
Andre menyesalkan tulisan dalam video itu yang menyudutkan Prabowo.
Andre juga menjelaskan, Prabowo, pada malam tahun baru 2019 merayakannya dengan kaum difabel dan setelah itu menyambangi Masjid At-Taqwa di Kebayoran, Jakarta Selatan.
"Ya black campaign-lah. (Video) Itu bukan acara tahun baru ya," tegas Andre.
Prabowo mengunjungi kuburan massal korban Aceh di Desa Siron, Blangbintang, Banda Aceh. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)