kumparan
27 Jun 2018 19:23 WIB

Timses: Suara Sudrajat Melejit Karena Kerja Keras Relawan hingga Ulama

Konpers Tim Sudrajat-Syaikhu. (Foto: Moh Fajri/kumparan)
Suara paslon nomor urut 3 Pilgub Jawa Barat 2018 Sudrajat-Ahmad Syaikhu melejit dalam perhitungan suara cepat yang dilakukan lembaga-lembaga survei. Pasalnya, berbagai survei yang dilakukan sebelum hari pencoblosan selalu menempatkan pasangan yang diusung Gerindra dan PKS ini di bawah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.
ADVERTISEMENT
Hasil ini cukup mengejutkan banyak pihak. Menurut Ketua Tim Pemenangan Sudrajat-Syaikhu, Haru Suandharu, tingginya suara paslon tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pendukungnya.
“Itulah jadi kita kerja maksimum, ada mesin partai-partai, kemudian juga relawan-relawan termasuk para ulama. Mudah-mudahan di sisa akhir ada perhitungan yang lebih akurat,” kata Haru kepada kumparan di Hotel Preanger, Bandung, Rabu (27/6).
Walaupun dalam perhitungan cepat pasangan ini masih kalah dari paslon Emil-Uu, ia masih optimis Sudrajat-Syaikhu dapat memenangkan Pilgub Jabar. Sebab, pihaknya juga melakukan survei internal, di mana hasilnya menunjukkan keunggulan pasangan itu sebesar 35 persen.
Kampanye akbar Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
“Survei kita 35 persen. Iya (harusnya unggul), kita mudah-mudahan (menang), kita harus cek,” ujar Haru.
Lebih lanjut, Haru mengungkapkan survei internal oleh pihaknya belum dapat diumumkan secara resmi. Meskipun begitu, mereka tetap menunggu perhitungan resmi dari KPU Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
“(Survei) Jadi pedoman kita kan, nanti setelah ada perhitungan resmi baru kita sampaikan,” ungkapnya.
Untuk melihat quick count sementara, dapat dilihat di sini.
------------------------------------------
Bagi pembaca yang memiliki informasi terkait Pilkada Serentak 2018, silakan dikirim melalui email redaksi@kumparan.com, atau bisa melalui sosial media resmi kumparan: instagram kumparan, twitter @kumparan dan Facebook @kumparancom.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan