Timsus Periksa Seluruh Murid di Sekolah Siswi SD yang Buta Dicolok Seniornya
·waktu baca 2 menit

Seluruh murid tempat SAH (8) bersekolah diperiksa oleh Timsus Polres Gresik, Selasa (19/9). Pemeriksaan itu bertujuan untuk menguak kejadian yang telah menimpa siswi kelas 2 SDN 236 yang buta karena dicolok oleh kakak kelasnya.
Pemeriksaan dilakukan di Kantor Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Selasa (19/9). Bukan hanya murid, para wali murid juga ikut diperiksa.
Desa Randupadangan adalah kawasan tempat SDN 236 Gresik berada.
Lisa (36), salah seorang wali murid dari kelas 4 SD Negeri 236 Gresik mengatakan, pemeriksaan dilakukan sejak pukul 14.00 WIB.
"Hari ini kelas 3 dan 4, pemeriksaan berkaitan dengan adanya kasus siswi buta di sekolahan anak saya," kata Lisa di tempat pemeriksaan.
Menurut Lisa, pemberitahuan pemeriksaan ini diperuntukkan kepada seluruh kakak kelas korban.
"Anak saya yang diperiksa dimintai keterangan dan saya mendampingi. Pemeriksaan dilakukan 2 tahap, hari ini kelas 3 dan 4, besok kelas 5 dan 6," katanya.
Di kesempatan yang sama, Pimpinan Timsus AKP Aldhino Prima Wirdan mengatakan ada ratusan anak yang diperiksa.
"Pemeriksaan terhadap seluruh murid di SDN 236, totalnya ada 156 siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6," terang Aldhino.
Tujuan pemeriksaan murid ini, lanjut Aldhino, adalah untuk mencari bahan bukti tambahan.
"Untuk mencari bahan dari keterangan siswa terkait kejadian pada hari itu," pungkasnya.
Sebelumnya, menurut ayah SAH, anaknya tidak mengenal siswa lelaki yang telah mencelakainya itu sehingga pelakunya masih misterius.
