Timwas Penanganan Bencana DPR-Pemerintah Rapat Bahas Potensi Bencana Akhir Tahun
·waktu baca 2 menit

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menggelar rapat bersama tim pengawas (timwas) penanganan bencana DPR dan mitra kerja dari pemerintah di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Rabu (5/11).
Rapat dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan, Wamen PU Diana Kusumawati, pejabat BNPB, BAZNAS, BMKG, dan lain sebagainya.
Pada permulaan rapat, Cucun menjelaskan bahwa rapat ini akan membahas penanganan potensi bencana pada akhir tahun 2025 akibat curah hujan yang tinggi seperti prediksi BMKG.
“Data terkini dari BMKG, menunjukkan bahwa sebanyak 43,8% wilayah Indonesia atau 306 zona musim telah memasuki musim hujan hingga akhir Desember 2025 ini,” ucap Cucun.
“Curah hujan ekstrem dengan intensitas mencapai sampai 80-150 mililiter per hari telah tercatat di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa atmosfer berada dalam keadaan yang sangat labil dan berpotensi memicu bencana hidrometrologi di berbagai daerah,” tambahnya.
Pada rapat ini, Cucun ingin menyatukan pandangan masing-masing pihak terkait penanganan potensi bencana ini. Ia ingin menghindari kendala koordinasi antar kementerian dan lembaga.
“Sehubungan dengan itu diharapkan melalui raker atau RDP ini yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat diidentifikasi tantangan dan peluang yang ada, serta dapat dirumuskan solusi yang praktis dan implementatif untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Indonesia ke depan,” ucap Cucun.
“Selain itu diharapkan dapat ditemukan arah kebijakan dan Program-program penanganan bencana untuk tahun 2026, dalam konteks ini sangat penting untuk melihat kembali efektivitas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,” tandasnya.
Cucun pun mempersilakan masing-masing kementerian dan lembaga untuk membacakan paparannya. Rapat ini dibuka untuk umum.
