Tingkah Janggal Siswa SMP Athirah Makassar Sebelum Tewas: Ke Gowa, Bolos Sekolah
·waktu baca 2 menit

BNY (15 tahun), siswa SMP Athirah Makassar yang meninggal dunia terjatuh dari lantai 8, pada Rabu pagi (24/4), sempat bertingkah aneh.
"Korban tidak masuk kelas saat kejadian," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol kepada wartawan, Kamis (25/5).
Subuh, ke Gowa
Ridwan menerangkan, siswa kelas VIII itu diperkirakan keluar rumah subuh hari. Dia beralasan pergi sekolah. Tetapi, tak sampai ke sekolah. Ia, pergi ke daerah Taeng, Gowa.
"Dia sempat minta izin kepada gurunya bahwa ia sakit," ungkapnya.
Gurunya yang khawatir, menghubungi ibu korban. Ia menanyakan keadaan BNY dan menyampaikan jika dia tak masuk sekolah karena sakit.
Di situ, ibunya pun langsung kaget. Karena, BNY telah berangkat sekolah. Sehingga, ia mengecek keberadaan BNY melalui sistem lacak GPS handphone-nya.
"Ibunya mengecek lokasinya dan ternyata posisi anaknya di Gowa. Itu sekitar jam 6 pagi," ujar dia.
Mengetahui anaknya bolos sekolah, ibunya langsung menelepon BNY dan memintanya ke sekolah. BNY pun langsung ke sekolah.
"Saat dihubungi itu anaknya, sehingga berangkat ke sekolah. Di sekolah, ia tidak sempat masuk ke kelas. Tapi langsung ke lantai 8," katanya.
Sebelum melompat, BNY kembali sempat komunikasi ibunya. Memberitahukan, jika ia sudah di sekolah.
"Ibunya sempat minta fotonya di sekolah, tapi tidak diberikan. Setelah itu ditemukan sudah jatuh," jelasnya.
Polisi Simpulkan BNY Bunuh Diri
Polisi memastikan bahwa BNY bunuh diri. Ia melompat dari atap lantai 8.
Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan 5 orang saksi dan rekaman CCTV sekolah.
"Kami sudah menyimpulkan bahwa bunuh diri. Tapi motifnya belum diketahui, masih penyelidikan," tandasnya.
