Tinjau Bencana Sumbar, Izin Usaha di Bantaran Sungai Jadi Perhatian Prabowo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Momen Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi jalan yang terputus akibat bencana banjir dan longsor di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat pada Kamis (18/12/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Momen Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi jalan yang terputus akibat bencana banjir dan longsor di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat pada Kamis (18/12/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyoroti khusus masalah tata kelola lingkungan, termasuk perizinan usaha di kawasan bantaran sungai.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mendampingi Prabowo saat meninjau lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah titik di Sumatera Barat (Sumbar).

“Memang kemudian berkenaan dengan bencana ini banyak juga yang harus menjadi pekerjaan rumah kita, berkaitan dengan masalah lingkungan, penertiban kawasan-kawasan hutan, izin-izin pertambangan. Izin-izin pembukaan usaha-usaha di bantaran-bantaran sungai juga itu menjadi perhatian dari Bapak Presiden,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (18/12).

Prasetyo menyebut, perbaikan pasca bencana tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tapi juga evaluasi mengenai tata kelola perizinan khususnya soal lingkungan. Ia mengatakan, arahan Prabowo itu sudah disampaikan ke kepala-kepala daerah terkait.

“Tadi disampaikan kepada jajaran terkait baik Gubernur, Wakil Gubernur dan para Bupati,” ujarnya.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto di daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Ia menyampaikan arahan presiden dalam penanganan bencana Sumatera. Foto: Luthfi Humam/kumparan

Selain menyoroti masalah perizinan lingkungan, dalam kunjungan ini Prabowo juga meninjau sejumlah titik krusial, mulai dari wilayah Kabupaten Agam, hingga melihat progres perbaikan jalan nasional di Lembah Anai.

“Proses pengerjaannya sedang kita kebut karena bagaimanapun dalam rangka pemulihan maka akses tersambungnya jalan yang tadinya terputus itu menjadi sebuah keharusan yang harus dipercepat,” tuturnya.

Ia berkomitmen bahwa perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan cepat.

“Secepat-cepatnya ya, karena masing-masing kan memang kondisinya berbeda-beda ya, ada yang masalahnya jalan, ada yang masalahnya jembatan dan seterusnya. Jadi kita bekerja secepat-cepatnya,” tutup dia.