Tips Kapolda Jatim Bubarkan Warga yang Masih Nongkrong saat PSBB Malang Raya

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. Foto: Istimewa

Polda Jawa Timur bersama Forkopimda menggelar Tactical Floor Game dalam rangka mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, di Gedung Bakorwil Malang, pada Rabu (13/5) malam.

PSBB Malang Raya akan diterapkan mulai Minggu (17/5), selama 14 hari ke depan.

Dalam arahannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran berpesan, agar anggota TNI-Polri hingga Satpol PP bertindak secara humanis tapi tegas terhadap pelanggar PSBB Malang Raya.

Fadil mencontohkan, bagaimana cara menindak pelanggar PSBB di tempat keramaian seperti rumah makan hingga warung dengan kerumunan massa.

Petugas harus memberi teguran dengan surat peringatan pertama (SP 1) kepada pemilik tempat keramaian.

“Datang lagi, masih buka, kasih SP 2 disertai foto video, dia tidak bisa mengelak. Untuk ketiga, baru kita menunjukkan wali kota/bupati untuk ada penutupan sementara,” kata Fadil, Malang, Rabu (13/5) malam.

“Jadi kita enggak perlu teriak-teriak. Silahkan dikembangkan,” imbuhnya.

Tactical Floor Games PSBB Malang Raya. Foto: Istimewa

Fadil menjelaskan, berkaca dari PSBB Surabaya Raya dengan banyak warga yang masih berkerumun dan nongkrong, dia meminta agar petugas mengambil inisiatif melakukan penjagaan di tempat keramaian.

Selain itu, CCTV perlu dipasang di lokasi-lokasi keramaian. Namun jika hal itu tidak memungkinkan, Fadil mengatakan petugas bisa menggunakan toa dengan kaset yang diputar berkali-kali untuk memperingatkan warga yang nongkrong.

“Di tempat-tempat nongkrong malam-malam ditungguin mobil patroli. Anggota (polisi), dari Kodim, Satpol PP. Kalau misalnya capek ngomong terus, buat aja (diputarkan) kaset, imbauan, setel kenceng-kenceng suara toanya. Pasti bubar,” terangnya.

“Kalau anggota yang (terus) ngomong, dower bibirnya enggak bubar-bubar. Akhirnya emosi,” jelasnya.

Tactical Floor Games PSBB Malang Raya. Foto: Istimewa

Oleh karena itu, Fadil meminta anggota TNI/Polri dapat menjaga kekompakan dan gotong-royong dalam mensukseskan PSBB Malang Raya agar bisa menekan kasus virus corona.

“Kami bertekad membangun kekuatan bersama mendukung percepatan penangan COVID-19 ini. Mari tunjukkan bahwa TNI/Polri di Jawa Timur ini solid, kompak dan sinergitasnya dalam setiap langkah, tindakan, kegiatan selalu bersama-sama,” ujarnya.

“Karena (TNI/Polri) ini menjadi pilarnya kegiatan ini. Teman-eman Pemda ini kalau kita tidak dukung penuh akan keteteran, kesulitan,” pungkasnya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.