Tj Priok Macet, Dirut Pelindo Setop Sementara Operasional Kapal di Pelabuhan
·waktu baca 2 menit

Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Arif Suhartono, buka suara terkait kemacetan panjang di Tanjung Priok, yang terjadi sejak Rabu (16/4) malam.
Arif membantah antrean peti kemas ini disebabkan oleh masalah sistem dalam operasional terminal, namun karena meningkatnya volume kendaraan bongkar muat.
“Penyebab utama dari kemacetan tersebut adalah meningkatnya jumlah kendaraan yang akan mengambil dan mengirim peti kemas, khususnya ke terminal NPCT1. Yang biasanya hanya 2.500 kendaraan, saat ini mencapai lebih dari 4.000,” kata Arif dalam keterangannya, Jumat (18/4).
Arif menjelaskan lonjakan volume ini dipicu oleh dua faktor utama arus balik distribusi logistik pasca Lebaran dan long weekend yang membuat jadwal pengiriman menumpuk.
Sebagai langkah penanganan, operasional kapal dihentikan sementara agar terminal bisa fokus melayani aktivitas di lapangan.
“Kami sampaikan tidak ada permasalahan dengan sistem yang ada pada terminal. Langkah yang kami lakukan adalah dengan menghentikan sementara operasi kapal sehingga terminal fokus melayani operasional lapangan,” kata Arif.
“Untuk sementara kami memutuskan membatasi jumlah kontainer yang akan masuk dan keluar sampai dengan situasi normal,” tuturnya.
Malam tadi antrean kendaraan terlihat mengular di sepanjang Tol Wiyoto Wiyono arah Tanjung Priok. Menjelang malam, kemacetan meluas hingga ke beberapa ruas tol dan jalan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.
Akibat kemacetan itu banyak pengendara yang tertahan hingga berjam-jam. Mereka bahkan mematikan mesin mobilnya karena lalu lintas tidak bergerak.
