TKN Fanta Targetkan 22 Juta Suara Muda untuk Menangkan Prabowo-Gibran

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komandan Tim Fanta (Pemilih Muda) TKN Prabowo-Gibran M. Arief Rosyid Hasan (kanan). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Komandan Tim Fanta (Pemilih Muda) TKN Prabowo-Gibran M. Arief Rosyid Hasan (kanan). Foto: Dok. Istimewa

Tim Fanta (Pemilih muda) TKN Prabowo-Gibran dan Gajah Gibran menggelar diskusi konsolidasi pemenangan Prabowo-Gibran di Headquarter Fanta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/12) malam. Dalam sambutannya, Komandan Tim Fanta (Pemilih muda) TKN Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, menargetkan 22 juta suara anak muda untuk memenangkan pasangan nomor urut 02.

"Besok juga teman-teman sekalian yang saya banggakan kita dari Fanta HQ akan berkolaborasi dengan teman-teman di TKN Bravo untuk mulai mendorong, kita sebutnya dengan Fanta Cluster, ada 22 klasterisasi Fanta. Mulai dari anak muda yang doyan olahraga sampai anak muda yang senang di lingkungan ya itu mulai bergerak juga ya ke lapangan untuk kita menyebutnya menjemput 22 juta suara," kata Arief.

Hitungan 22 juta suara itu, kata Arief, karena untuk menang satu putaran mereka masih butuh kurang lebih 10 persen suara nasional. Angka 10 persen suara itu diambil dari data survei terendah yang selama ini digelar lembaga-lembaga survei.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran melakukan kegiatan sosial bertajuk "Harmony Move: Clean Up & Medical Cechk Up" di GPDI Karmel, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (10/12/2023). Foto: Dok. Istimewa

"22 juta suara ini argumentasinya karena kita butuh sekitar 10-an persen lagi kalau merujuk apa yang disampaikan Mas Gibran dalam beberapa kesempatan bahwa kalau kita ingin menang satu putaran maka kita harus selalu melihat hasil survei yang paling rendah ya, yang paling rendah kalau kita lihat surveinya Kompas 39%," ucapnya.

Untuk mendapat 22 juta suara itu, Eks Komisaris BSI itu akan mencoba untuk berkomunikasi dengan berbagai alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Jadi, mudah-mudahan semua kita bisa fokus bisa terus memperluas perkawanan kita, kita bisa mengembangkan hubungan selain dari alumni ITB, kita bisa mengajak nanti ya sahabat-sahabat teman-teman dari alumni Universitas Indonesia, Universitas Trisakti dan kampus-kampus yang lain," terangnya.

Selain itu, nantinya, Arief mengatakan juga akan berusaha menarik dari alumni SMA yang ada, khususnya di kawasan Jabodetabeka dan Banten.

"Berikutnya juga mungkin yang sedang kita lihat sebagai yang potensial itu alumni SMA ya. Dulu saya masih ingat memenangkan Pak Jokowi selain alumni perguruan tinggi ada juga alumni SMA ya sejabodetabeka-banten," tandas Arief.