TKN Milenial soal Ibu Kota Dipindah: Semoga Instagrammable dan Ada RTH

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diskusi bertajuk “Pemindahan Ibu Kota di Mata Milenial” di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (14/5). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Diskusi bertajuk “Pemindahan Ibu Kota di Mata Milenial” di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (14/5). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Rencana Presiden Jokowi untuk memindahkan ibu kota Indonesia disambut beragam oleh sejumlah pihak. Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial Jokowi-Ma’ruf Amin menyambut baik wacana itu.

“Tentu kalau saya pribadi, nih, sebagai orang muda yang suka buka sosial media, ingin ibu kota baru itu instagrammable,” kata Jubir TKN Milenial Lathifa Al Anshori saat menggelar diskusi bertajuk “Pemindahan Ibu Kota di Mata Milenial” di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

Politikus NasDem tersebut menginginkan ibu kota baru nantinya tidak hanya nyaman dan aman untuk pusat pemerintahan saja. Tapi, juga bisa jadi kota cantik yang dijadikan tempat tujuan untuk wisata.

Jubir TKN Milenial Lathifa Al Anshori. Foto: Darin Atiandina/kumparan

“Mungkin bisa seperti Washington DC, ada pohon sakuranya, mungkin,“ kata Lathifa.

Tak hanya aman dan nyaman, jubir TKN Milenial Tsamara Amany berharap ibu kota memiliki ruang terbuka hijau (RTH) yang memadai. Tak seperti Jakarta, kata dia, yang kesulitan memiliki RTH.

“Jakarta tidak pernah memenuhi target ruang terbuka hijau karena sudah habis untuk gedung dan pusat ekonomi baru,” kata Tsamara.

“Setelah adanya pemindahan ibu kota mungkin nanti kita bisa menerapkan peraturan progresif dari Pemprov DKI Jakarta, seperti gedung pemerintahan akan menjadi RTH untuk memenuhi kuota 30 persen ruang hijau. Yang kedua, misalnya gedung-gedung di Jakarta menggunakan solar panel. Saya kira milenial juga membutuhkan ibu kota yang ramah lingkungan,” kata politikus PSI itu.

Jubir TKN Milenial Tsamara Amany. Foto: Darin Atiandina/kumparan

Selain kota yang cantik, TKN milenial berharap pemindahan ibu kota juga dapat memperluas akses dan kesempatan kerja, khususnya untuk anak muda. Mengingat, pada tahun 2035, Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

“Bagi anak muda milenial yang pada saat itu menjadi angkatan kerja produktif di 2030-2035 untuk mendapatkan akses lapangan kerja seluas-luasnya, partisipasinya dalam pembangunan sebesar-besarnya, serta kemungkinan menjadi kelas menengah baru yang sukses semakin besar,” tambah Jubir TKN Milenial, Ilham Akbar Mustafa.