TNI Akan Sebar Intel di Penjuru Medan Atasi Begal: Kalau Macam-Macam, Habis!

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Ilustrasi begal motor. Foto: Seksan Mongkhonkhamsao/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi begal motor. Foto: Seksan Mongkhonkhamsao/Getty Images

Detasemen Intel Kodam I/Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) ikut menyebar anggotanya di sejumlah wilayah di Kota Medan. Ini dilakukan untuk membantu polisi mengatasi maraknya begal dan geng motor di Kota Medan.

“Kami (Deninteldam I/BB) telah menyebar anggota untuk membantu Polri, dalam hal ini Polrestabes Medan untuk mengatasi begal sesuai permintaan Wali Kota Medan,” kata Komandan Deninteldam I/BB, Letkol Inf Jontra Gultom, dalam keterangannya dikutip Rabu (12/7).

Jontra mengatakan, dirinya juga telah menginstruksikan anggotanya untuk tidak ragu menindak tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan jalanan tersebut.

Bahkan, katanya, jika begal masih sering terjadi, pihaknya pun tidak akan segan-segan memberikan tindakan lapangan.

“Jangan berani kalian (begal dan geng motor) macam-macam sama masyarakat. Jika ketemu saya atau anggota, habis kalian. Ini sudah sangat meresahkan,” tegasnya.

Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man

Selain itu, Jontra juga berharap, masyarakat Kota Medan ikut serta dalam membasmi begal dan geng motor ini.

“Deninteldam I/BB siap menerima laporan apabila ada info begal dan geng motor, sehingga Medan bisa segera aman dan tentram,” pungkasnya.

Belakangan, kasus begal dan geng motor di Kota Medan memprihatinkan. Misalnya, Medan bagian utara, yang menjadi tanggung jawab Polrestabes Belawan dalam 2 minggu mengamankan 26 tersangka kasus begal dan geng motor.

Kasus lain misalnya, di Polrestabes Medan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 6 orang pelaku begal pada Sabtu (8/7) lalu. Bahkan, 6 pelaku begal ini harus diberikan tindakan tegas terukur karena melawan saat ditangkap. 1 di antaranya tewas.