TNI AL Kerahkan Kopaska dan Dislambair untuk Bongkar Pagar Laut di Tangerang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Foto udara pagar laut membentang di perairan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/1/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara pagar laut membentang di perairan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/1/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO

Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta pagi ini tengah membongkar pagar laut misterius di perairan Tangerang, Banten, Sabtu (18/1).

TNI AL mengerahkan pasukan khusus seperti Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk membongkar pagar tersebut.

Proses pembongkaran pagar laut di Tangerang, Banten oleh Lantamal III Jakarta dan masyarakat lokal (sementara). Foto: Abid Raihan/kumparan

Mereka tergabung dalam 600 orang, termasuk masyarakat lokal, yang akan berjibaku membongkar pagar bambu sepanjang 30,16 km itu.

“Dari 600 orang ini kurang lebih terdiri dari Lantamal sendiri, kemudian ada dari Dislambair, kami perlu mengetahui kedalaman patok-patok yang sudah tertanam dan sudah berapa lama,” ujar Danlantamal III Jakarta, Brigjen Harry Indarto di Pos TNI AL Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten.

Proses pembongkaran pagar laut di Tangerang, Banten oleh Lantamal III Jakarta dan masyarakat lokal (sementara). Foto: Abid Raihan/kumparan

“Dari masukan-masukan itu nanti baru kita bisa berbuat apa yang mesti kita laksanakan. Kemudian dari Satkopaska, kemudian dari Diskes, kemudian ini termasuk dari Pomal,” sambungnya.

Hari ini, Harry menargetkan pembongkaran sepanjang 2 km. Sisanya akan dilaksanakan di kemudian hari bersama stakeholder-stakeholder lainnya.

Proses pembongkaran pagar laut di Tangerang, Banten oleh Lantamal III Jakarta dan masyarakat lokal (sementara). Foto: Abid Raihan/kumparan

“Sepertinya tidak mungkin kalau 30 km itu akan kita laksanakan dalam satu hari, kita akan atur mekanismenya, minimal target saya hari ini 2 km,” ujar dia.

Proses pembongkaran pun sudah mulai dilakukan. Sejak pukul 09.00 WIB tadi, warga bersama TNI AL masih mencoba membongkar pagar tersebut.