TNI AL Tangkap Kapal yang Bawa Bijih Nikel Ilegal di Halmahera Tengah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TNI AL melalui Alutsistanya KRI Terapang-648 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal Tug Boat Samudera Luas 8/TK. Indonesia Jaya yang menarik tongkang bermuatan nikel ore asal Marombo Sulawesi Utara dengan tujuan Weda Halmahera Tengah, pekan ini. Foto: Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut.
zoom-in-whitePerbesar
TNI AL melalui Alutsistanya KRI Terapang-648 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal Tug Boat Samudera Luas 8/TK. Indonesia Jaya yang menarik tongkang bermuatan nikel ore asal Marombo Sulawesi Utara dengan tujuan Weda Halmahera Tengah, pekan ini. Foto: Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut.

TNI AL kembali menggagalkan pengiriman bijih nikel ilegal di perairan Sulawesi Utara. Kali ini, KRI Terapang-648 mencegat kapal Tug Boat Samudera Luas 8/TK, di Marombo, Sulawesi Utara.

Usai dicegat, kapal itu diperiksa dan ternyata melakukan pelayaran ilegal membawa bijih nikel melebihi kuota, menuju Weda, Halmahera Tengah.

TNI AL melalui Alutsistanya KRI Terapang-648 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal Tug Boat Samudera Luas 8/TK. Indonesia Jaya yang menarik tongkang bermuatan nikel ore asal Marombo Sulawesi Utara dengan tujuan Weda Halmahera Tengah, pekan ini. Foto: Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut.

"Kapal Tug Boat yang berawakkan 11 orang tersebut diduga tidak memiliki surat persetujuan berlayar dari Syahbandar. Hal tersebut tidak sesuai dengan aturan sebagaimana mestinya. Di bidang pertambangan, muatan nikel ore (bijih nikel) yang diangkut juga diduga berasal dari kegiatan penambangan yang tidak sesuai dengan izin yang dimiliki, karena telah melebihi kuota yang diizinkan dalam RKAB Tahun 2026 sebesar 25%," kata Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam keterangan yang diterima, Selasa (10/2).

TNI AL melalui Alutsistanya KRI Terapang-648 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal Tug Boat Samudera Luas 8/TK. Indonesia Jaya yang menarik tongkang bermuatan nikel ore asal Marombo Sulawesi Utara dengan tujuan Weda Halmahera Tengah, pekan ini. Foto: Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Dari informasi yang diberikan, personel TNI AL naik ke kapal tersebut, melakukan pemeriksaan, dan menahan kapal itu di Kendari.

"Kapal beserta muatan dan awaknya telah diamankan di Pos TNI AL Konawe Utara, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari untuk proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Dispenal.