TNI AU Investigasi Sendiri soal Jatuhnya 2 Pesawat Super Tucano di Jatim
ยทwaktu baca 2 menit

TNI AU sudah mulai menginvestigasi jatuhnya 2 pesawat Super Tucano di Jawa Timur pada Kamis (16/11). Akibat insiden itu, empat personel gugur.
Kadispen TNI AU Marsma Agung Sasongkojati mengatakan, investigasi dilakukan oleh TNI AU sendiri. Mereka tidak akan melibatkan pihak luar termasuk KNKT.
"Untuk investigasi saat ini kami sudah bisa melaksanakan sendiri. Kami juga lulusan investigasi di luar yang cukup andal khususnya untuk military," kata Agung dalam konferensi pes, Jumat (17/11).
Agung menjelaskan, pesawat Super Tucano sudah dilengkapi dengan flight data recorder. Padahal pesawat militer lain biasanya tidak mempunyai FDR.
Meski begitu, TNI AU tidak akan menutup kemungkinan meminta bantuan dari pihak luar dalam investigasi jika ada kendala.
"Tentu kita akan meminta bantuan luar kalau kita kesulitan untuk mengungkap tapi sementara kami masih bisa untuk melaksanakan investigasi sendiri karena kita mempunyai ahli-ahlinya. Tentunya kita berupaya sendiri dulu baru kita minta tolong bantuan dari luar," tutup dia.
Empat orang perwira TNI AU gugur setelah dua pesawat latih Super Tucano mengalami kecelakaan.
Mereka adalah:
Marsma TNI anumerta Subhan
Marsma TNI anumerta Adm Widiono
Kolonel Pnb anumerta Sandhra Gunawan
Letkol Pnb anumerta Yuda A Seta.
Empat prajurit ini sudah dimakamkan pada hari ini. Mereka mendapat penghormatan dari negara berupa kenaikan pangkat satu tingkat di atas.
