TNI AU Siagakan Helikopter SAR Bantu Pantau Arus Mudik dan Balik Lebaran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TNI AU siagakan helikopter SAR bantu pantau arus mudik dan balik. Foto: Dispenau
zoom-in-whitePerbesar
TNI AU siagakan helikopter SAR bantu pantau arus mudik dan balik. Foto: Dispenau

TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan sejumlah armada helikopter untuk melaksanakan SAR, termasuk pemantauan dari udara pada jalur mudik. Langkah tersebut diambil TNI AU guna mengantisipasi berbagai kemungkinan situasi buruk selama libur Idul Fitri 1443 H, termasuk pada arus mudik hingga arus balik lebaran.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, menyebutkan sejak H-4 hingga H+4 Idul Fitri, pihaknya telah menyiagakan sejumlah Helikopter untuk kegiatan SAR pada momen hari raya Idul Fitri.

TNI AU siagakan helikopter SAR bantu pantau arus mudik dan balik. Foto: Dispenau

Armada yang disiagakan itu nantinya akan bergerak sesuai perintah dan kondisi di lapangan yang menuntut adanya penggunaan helikopter tersebut.

"Armada Helikopter TNI AU disiagakan di tiap-tiap Skadron Udara, yaitu di Bogor dan Subang. Mereka akan bergerak sesuai perintah pimpinan dan kondisi," ujar Indan melalui keterangan tertulis, Minggu (8/5).

TNI AU siagakan helikopter SAR bantu pantau arus mudik dan balik. Foto: Dispenau

Beberapa Skadron Udara (Skadud) Helikopter yang disiagakan yaitu Skadud 6 (NAS-332 Super Puma), Lanud Atang Sendjaya, Bogor, Skadud 7 (EC-120 Colibri) Lanud Suryadarma Subang, dan Skadud 8 (EC-725 Caracal) Lanud Atang Sendjaya Bogor.

"Sejak H-4 sampai dengan H+4, pesawat dan kru helikopter standby SAR di home base masing-masing," kata Indan.

TNI AU siagakan helikopter SAR bantu pantau arus mudik dan balik. Foto: Dispenau

Selain untuk mengantisipasi sejumlah kondisi darurat, Indan menambahkan, helikopter disiagakan untuk situasi tertentu, termasuk salah satunya untuk pemantauan kondisi lalin sepanjang jalur mudik dari udara, menggunakan helikopter Basarnas, yang diawaki oleh penerbang-penerbang TNI AU.