TNI: Jenazah Kopral Rico Akan Diterbangkan ke Jakarta, Lalu Dibawa ke Medan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kopral Rico Pramudia, prajurit TNI UNIFIL yang luka terkena ledakan di Lebanon gugur setelah dirawat di RS Beirut. Foto: X/ @UNIFIL_
zoom-in-whitePerbesar
Kopral Rico Pramudia, prajurit TNI UNIFIL yang luka terkena ledakan di Lebanon gugur setelah dirawat di RS Beirut. Foto: X/ @UNIFIL_

Jenazah prajurit TNI anggota UNIFIL yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, Kopral Rico Pramudia (31) akan dipulangkan ke Indonesia. Jenazah akan dibawa dulu ke Jakarta sebelum diberangkatkan ke Medan, Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, saat dikonfirmasi kumparan, Senin (27/4).

“Rencananya ke Jakarta dulu baru ke Medan,” kata Mayjen TNI Aulia, Senin (27/4).

Namun, Aulia belum merinci kapan jenazah akan tiba di Tanah Air.

instagram embed

Kopral Rico gugur setelah mengalami luka berat akibat ledakan proyektil artileri di wilayah Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3). Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Beirut sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (24/4).

Kontingen UNIFIL menggelar upacara penghormatan untuk mengenang gugurnya Kopral Rico di Beirut, Lebanon. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Misi dan Komandan UNIFIL, Mayjen Diodato Abagnara.

Dalam upacara tersebut, Abagnara memberikan penghormatan mendalam atas pengabdian Rico sebagai pasukan perdamaian. Ia menegaskan bahwa Rico telah memberikan segalanya dalam menjalankan misi di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kamu datang ke sini, jauh dari rumah, mengabdi di bawah bendera PBB, untuk membawa perdamaian di kawasan ini. Di sini, di Lebanon selatan, kamu telah memberikan segalanya,” ujar Abagnara, dikutip dari situs resmi UNIFIL, Minggu (26/4).

Upacara penghormatan kepada Kopral Rico Pramudia di Beirut, Lebanon, Minggu (26/4/2026). Foto: UNIFIL

Ia juga menegaskan, semangat dan pengorbanan Rico akan terus hidup dalam setiap langkah pasukan perdamaian UNIFIL ke depan.

Pihak UNIFIL menyampaikan duka mendalam atas wafatnya prajurit TNI tersebut. Dalam keterangan resminya, UNIFIL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, TNI, pemerintah, serta seluruh rakyat Indonesia.

"UNIFIL menyampaikan duka yang mendalam, kepada keluarga dan rekan-rekan dari Kopral Pramudia, juga kepada TNI, pemerintah, serta segenap rakyat Indonesia atas kehilangan yang tragis ini," tulis UNIFIL.

Rico diketahui meninggalkan seorang istri dan anak laki-laki yang masih kecil. Ia baru bertugas di Lebanon sejak April tahun lalu, yang merupakan penugasan luar negeri pertamanya.

Upacara penghormatan tersebut turut dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Dicky Komar, perwakilan Kementerian Pertahanan Nasional dan Angkatan Bersenjata Lebanon Brigjen Maroun Azzi, serta perwakilan kontingen Indonesia untuk UNIFIL Kolonel Allan Surya Lesmana.

Kepergian Rico menambah daftar prajurit Indonesia yang gugur dalam misi UNIFIL di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI juga gugur dalam penugasan tersebut, yakni Praka Farizal Romadhon, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar.