TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Tangani Gempa 7,7 M di NTT

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat C130J Super Hercules A1342 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/5/2024). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat C130J Super Hercules A1342 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/5/2024). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

TNI akan mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).

Respons pertama datang dari pasukan teritorial, yang terdiri dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM, Lanal Maumere untuk membantu evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak.

"Selain pengerahan personel di wilayah, TNI juga menyiapkan kekuatan dan sarana pendukung untuk mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi personel dan logistik. Pesawat Hercules dan KRI disiapkan untuk mendukung penanganan bencana, sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan," kata Kapuspen TNI, Mayjen Muhammad Nas, Sabtu (15/8).

Personel TNI dikerahkan untuk penanganan usai gempa 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: Puspen TNI
Personel TNI dikerahkan untuk penanganan usai gempa 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: Puspen TNI

Muhammad Nas juga menyampaikan bahwa TNI turut mengerahkan alutsista untuk mendukung penanganan bencana tersebut.

“TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Kapuspen TNI.

TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu. Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak.