TNI-Polri Datangi Desa Wadas, Silaturahmi hingga Beri Edukasi dan Pelatihan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota TNI-Polri sambangi Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Anggota TNI-Polri sambangi Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Foto: Dok. Istimewa

Personel TNI dan Polri bersama pemerintah setempat kembali mendatangi Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2) pagi. Kedatangan mereka untuk ikut menyelesaikan konflik di Desa Wadas.

Kepala Desa Wadas Fahri Setyanto mengatakan, kegiatan warga Desa Wadas sejauh ini berjalan normal. Namun masih ada keengganan untuk berkomunikasi antara warga pro dan kontra penambangan Andesit di Desa Wadas.

Oleh sebab itu, personel TNI-Polri kembali datang ke Desa Wadas untuk silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama.

"Kegiatan dipimpin Kapolsek dan Danramil, didukung personel dari Polres, Polsek dan Koramil Kecamatan Bener," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy dalam keterangannya.

Anggota TNI-Polri sambangi Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Foto: Dok. Istimewa

Iqbal mengatakan, konselor Polres Purworejo memberikan pelatihan psikoedukasi kepada warga Desa Wadas. Pelatihan ini ditujukan agar warga termotivasi untuk berkarya dan berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Pelatihan ini juga bermanfaat agar warga berpikir terbuka dan mau menerima perbedaan yang ada di lingkungannya. Karena bagaimanapun perbedaan itu sesuatu yang lumrah dalam hidup bermasyarakat," ungkap Iqbal.

Anggota TNI-Polri sambangi Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Foto: Dok. Istimewa

Selain itu, personel TNI dan Polri juga memberikan bantuan. Termasuk ikut membersihkan Desa Wadas.

"Di Mushola Hidayatul Mukmin Dusun Kaliawis, tali asih diterima oleh takmir Kyai Munawir, di Mushola Al Muhtadin Dusun Kaliancar tali asih diterima oleh Kyai Naruh, sedangkan di Mushola Al Ikhlas Dusun Kaliancar tali asih diterima Kyai Rofingi," kata Iqbal.

"Kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi warga Wadas akan terus dilakukan. TNI-Polri akan berupaya merangkul semua pihak tanpa membeda-bedakan. Ini semua untuk warga dan demi kebaikan warga," tambah Iqbal.

Anggota TNI-Polri sambangi Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Foto: Dok. Istimewa

Sementara Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Enjang, memastikan situasi Wadas akan makin kondusif.

Ia juga menyoroti simpang siur pemberitaan situasi di Desa Wadas yang berkembang khususnya di media sosial.

"Masyarakat kami imbau untuk selalu bijak menyikapi pemberitaan terutama di media sosial. Saring sebelum sharing informasi yang diterima agar lakukan klarifikasi dulu sehingga tidak mudah terjebak hoaks," kata Enjang.

Rencananya Desa Wadas akan dibebaskan lahannya dan dijadikan lokasi pengambilan bahan material batuan andesit untuk pembangunan Bendungan Bener berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 590/41/2018.

Bendungan Bener adalah bendungan yang terletak di Purworejo. Proyek bendungan ini memiliki kapasitas sebesar 100.94M³. Dan diharapkan dapat mengairi lahan seluas 15.069 hektar, mengurangi debit banjir sebesar 210 M³/detik, menyediakan pasokan air baku sebesar 1,60 M³/detik, dan menghasilkan listrik sebesar 6,00 MW.

Proyek itu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden RI Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Namun, belum semua warga Desa Wadas setuju dengan pembebasan lahan itu. Ada yang pro dan kontra sehingga saat pengukuran lahan sempat terjadi kericuhan.