TNI Resmi Bentuk 130 Personel Pasukan Komcad Berkuda
·waktu baca 2 menit

Pasukan Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda resmi terbentuk. Kegiatan penetapan pembentukan pasukan dipimpin langsung Kepala Badan Cadangan Nasional, Letjen TNI Gabriel Lema, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (1/10).
Terdapat 130 personel Komcad Berkuda yang ditetapkan. Dalam kegiatan itu, mereka hadir dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai wilayah. Adapula yang mengenakan pakaian ketokohan seperti Gatotkaca.
Ditemui usai kegiatan, Gabriel menyebut pembentukan Komcad Berkuda bertujuan untuk mendukung sistem pertahanan rakyat semesta. Menurut dia, pertahanan menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
"Dalam konteks pertahanan negara kita yang kita kenal dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta, ini semakin hari terus kita pastikan menjadi tanggung jawab secara bersama seluruh warga ataupun anak bangsa," kata Gabriel di Monas.
Berkaca dari sejarah, sambung Gabriel, kuda sering digunakan ketika berperang. Dia kemudian menyebut sejumlah nama seperti Pangeran Diponegoro, Sultan Hasanuddin, bahkan Jenderal Sudirman yang pernah berperang melawan penjajah menggunakan kuda.
"Kuda merupakan suatu kekuatan utama dalam rangka menggandakan kekuatan yang dimiliki oleh sumber daya manusia," ucap dia.
Selain digunakan untuk berperang, kata Gabriel, kuda juga dapat dijadikan sebagai sarana transportasi untuk menjangkau wilayah di pelosok Indonesia. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan.
"Kita harus akui bahwa daya sambung pertemuan antara anak bangsa mulai dari kota sampai ke pelosok, desa dan bahkan dusun-dusun ini kuda sebenarnya merupakan transportasi atau alat penyambung," ungkap dia.
Adapun pasukan Komcad Berkuda itu sudah digembleng selama satu bulan di Pusat Pendidikan Kavaleri. Mereka sudah dilatih dasar-dasar militer. Apabila nantinya dibutuhkan oleh negara, Komcad Berkuda akan dikerahkan ke lapangan.
"Jadi sifatnya suatu waktu apabila negara memanggil dalam kondisi tertentu, Komponen Cadangan sumber daya manusia dengan alat pendukungnya yaitu alat kuda, ini siap selalu," kata dia.
