Toko Hewan di Medan Dicuri: Pelaku Pakai Mobil, Ambil Pasir dan Makanan Kucing

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana toko Cat Shop yang dicuri di Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana toko Cat Shop yang dicuri di Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Pencurian terjadi di ruko toko hewan atau cat shop di Jalan Bromo Nomor 80, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada Senin (27/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku beraksi menggunakan mobil.

Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat mengambil beberapa makanan kucing dan pasir untuk dimasukkan ke dalam mobilnya.

Pegawai toko, Muliyani (29), mengatakan pencurian itu diketahui saat hendak membuka gerbang toko pada Senin pagi. Saat itu kondisi gerbang sudah tidak terkunci gembok.

“Itu ketahuannya pagi. Kebetulan orang yang ngasih tahu bahwasanya pintu sudah terbuka setengah. Terus tetangga kita coba ngintip, biasanya kan kalau memang kita yang buka tampak aktivitas gitu, ini kok enggak ada,” kata Muliyani saat ditemui di toko di Medan, Selasa (28/10).

Suasana toko Cat Shop yang dicuri di Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/10/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Muliyani mengaku heran dengan aksi pelaku pencurian tersebut. Sebab, pelaku tidak mengambil uang atau sepeda motor yang berada di dalam toko, dan hanya mencuri makanan kucing.

“Enggak (ambil uang). Justru kemarin itu kereta (sepeda motor) tinggal di toko, justru kereta enggak dibawa, kuncinya dibawa. Enggak ada (hewan peliharaan), karena kebetulan kita di toko pun enggak ada hewan peliharaan,” ujarnya.

Pelaku Tutupi Rekaman CCTV

Dari rekaman CCTV, pelaku diduga beraksi seorang diri. Pelaku sengaja menutup CCTV dengan kain.

Selain itu, lanjut Muliyani, pelaku juga membawa gembok toko tersebut. Mobil pelaku sempat terekam CCTV, namun pelat nomornya diduga palsu.

Korban telah melaporkan kasus ini ke polisi. Ia menduga pelakunya adalah orang dekat. Kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta.

Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, menuturkan pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut.

“Iya, laporannya semalam. Sementara masih kita proses penyelidikan. Kemarin kita sudah cek TKP, periksa CCTV juga. Kita masih penyelidikan, masih pengembangan keterangan saksi-saksi. Kita sudah menerima laporannya dan sementara masih proses penyelidikan,” kata Himawan saat dihubungi, Selasa (28/10).