Toko Penjual Alat Printer di Bali Terbakar, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
·waktu baca 1 menit

Kebakaran melanda sebuah toko pusat perbaikan dan penjual alat-alat printer di Jalan Cokroaminoto, Kota Denpasar, Bali, Senin (15/4) pukul 23.30 WITA kemarin.
Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Pemilik ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 4 miliar akibat peristiwa ini.
"Penyebab kebakaran secara pasti masih belum diketahui dan menunggu hasil olah TKP yang dilakukan Unit Inafis atau Labfor Denpasar. Korban jiwa nihil, sedangkan Kerugian materil mencapai Rp 4 miliar," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Selasa (16/4).
Berdasarkan keterangan dua orang karyawan bernama Ade Darisqi (27) dan Risdina Bali Kaka, lampu toko sempat padam sekitar pukul 22.30 WITA.
Mereka menduga terjadi korsleting listrik. Karyawan lalu menghidupkan meteran listrik.
"Sekitar 5 menit kemudian listrik di toko kembali padam dan karyawan langsung melihat ada percikan api dari atas dapur yang ada di dalam toko," sambungnya.
Kedua karyawan itu lalu keluar toko dan meminta pertolongan warga setempat.
BPBD yang menerima laporan kebakaran kemudian turun tangan memadamkan api. Nahas, api melahap ludes sebagian besar barang elektronik dan gedung toko.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WITA," katanya.
