Tokoh Lintas Agama Berkumpul di Jakarta: Bersyukur Hidup di Indonesia
·waktu baca 2 menit

Tokoh lintas agama berkumpul di Jakarta menyambut HUT ke-79 RI. Dalam pertemuan itu para tokoh agama menyampaikan rasa syukur atas anugerah Tuhan untuk bangsa Indonesia.
Seperti disampaikan Ketua MUI KH Cholil Nafis, Kamis (15/8), tokoh lintas agama dari 6 agama berkumpul di Jakarta guna melakukan refleksi kemerdekaan.
Para tokoh agama mengungkapkan pentingnya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas karunia-Nya terhadap bangsa Indonesia.
“Kita bersyukur sebagai bangsa Indonesia telah diberikan tanah air yang subur, air yang mencukupi, dan tanaman-tanaman pangan serta ternak yang berlimpah di atas bumi pertiwi ini,” kata Kiai Cholil.
Kiai Cholil melanjutkan, di tengah kemajemukan dan keberagaman, bangsa Indonesia tetap rukun dan bergotong royong.
“Kita juga bersyukur diberikan hidup di sebuah negeri bernama Indonesia ini, diberi kedamaian, penuh kegotongroyongan, kebersamaan dan saling pengertian, di tengah kenyataan bangsa kita ini bangsa yang majemuk dan penuh dengan keragaman,” tambah Kiai Cholil.
Kata Kiai Cholil, dengan bersyukur, Insya Allah, nikmat akan semakin bertambah, tetapi sebaliknya kalau tidak mau bersyukur, dengan terus bertengkar, mempersoalkan hal-hal yang tidak prinsip, serta membesar-besarkan perbedaan sebagai suatu masalah, maka akan terjerumus ke dalam kehidupan yang tidak menyenangkan.
"Tidak damai, karena itu mari kedepankan persamaan dan kesatuan sebagai implementasi rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terlebih saat ini kita akan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia," tegas Kiai Cholil.
Kegiatan ini dihadiri tokoh-tokoh lintas agama antara lain Prof. Dr. Philip K. Wijaya dari agama Budha, Pendeta Jimmy Sormin (PGI), Budi Santoso T. (Matakin), dan Wisnu Bawa Tenaya (PDHI).
