Tolak Angin Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Keluarga Sehat Rembang

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) melalui produk unggulannya, Tolak Angin, dalam menyambut usianya yang ke 75 tahun, terus berkomitmen membantu pemerintah dalam pemberantasan katarak. Apalagi menurut data Kementerian Kesehatan, katarak menjadi penyebab utama kebutaan penduduk usia di atas 50 tahun dengan angka 600-650 ribu kasus di sepanjang 2025.
Hasil skrining program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025-2026 pun menyebut, dari 23,35 juta orang yang diperiksa, sebanyak 2,95 juta di antaranya mengalami gangguan mata. Bila dibiarkan, kondisi ini tentu bisa mengancam produktivitas nasional.
Kali ini, bantuan operasi katarak gratis dari Tolak Angin diberikan untuk 50 pasien di RS Keluarga Sehat Rembang yang bekerja sama dengan Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) Jateng (Jawa Tengah). Acara ini juga diselenggarakan dalam rangka HUT Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke 76.
Bantuan senilai 160 juta diserahkan secara virtual dalam bentuk simbolis oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat kepada Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera (KSS) dan PT Keluarga Sehat Coverall (KSC), dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, didampingi oleh Komisaris Utama PT Keluarga Sehat Coverall (KSC) Drs. Herry Poerwanto, serta Direktur RS Keluarga Sehat Rembang dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG, Sabtu (24/10).
Penyerahan bantuan juga disaksikan oleh Komisaris PT Keluarga Sehat Coverall (KSC) Angeline Mutiasari, B.Com; Perwakilan Perdami, dr. Priyo, Sp.M; Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Dr. Darmono Ibu; dan Perwakilan Kodim Rembang, Arh Fahrudin.
“Sebenarnya (operasi gratis) ini untuk mengisi celah yang tidak tertangani oleh BPJS Kesehatan. BPJS kan tidak bisa menangani semuanya secara cepat, diutamakan yang benar-benar urgent dan di daerah yang ada dokternya. Nah, saya bersama pengusaha lain berpartisipasi mengisi celah kekurangan itu lewat kerja sama dengan Perdami dan rumah sakit setempat,” kata Irwan.
Irwan menyebut, Sido Muncul bekerja sama dengan Perdami dalam menyelenggarakan acara ini. Kerja sama antara keduanya sudah berjalan sejak 2011. Khusus di tahun 2026, Sido Muncul dan Perdami telah membantu mengoperasi 724 penderita katarak.
Program bakti sosial operasi katarak gratis, kata Irwan, perlu dilakukan secara berkelanjutan karena katarak merupakan penyakit degeneratif. Selain itu, masih banyak masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pengobatan.
"Kalau dulu tuh memang susah cari pasiennya, tapi sekarang sudah banyak yang mau (dioperasi). Sekarang sudah ada Kodim yang bantu mengakomodir. Banyak juga yang cerita kalau sudah dioperasi itu bisa lihat, tidak sakit. Saya berharap makin banyak perusahaan yang menggelar operasi katarak gratis seperti ini, supaya lebih banyak masyarakat yang terbantu," terang Irwan.
Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera (KSS) dan PT Keluarga Sehat Coverall (KSC), dr. Benny Purwanto mengucapkan terima kasih atas bantuan Sido Muncul. Untuk operasi kali ini, para pasien berasal dari daerah Rembang dan Pati.
"Ada 50 pasien yang akan dioperasi. Sejauh ini masih dari perbatasan Rembang dan Pati. Kami akan bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk mencari pasien yang membutuhkan operasi katarak gratis," jelas dr. Benny.
Ia menyebut, bakti sosial ini juga menjadi gelaran operasi pertama yang ada di RS Keluarga Sehat Rembang. Dengan kapasitas 100 tempat tidur, RS Keluarga Sehat Rembang telah dilengkapi peralatan bedah mata yang canggih, termasuk alat PECO serta bedah laser dengan harmonic scalpel, EGD lengkap, dan CT Scan 128 slice.
"RS Keluarga Sehat Rembang didukung oleh tenaga medis profesional dengan 23 dokter spesialis. Seluruhnya sudah melalui on job training sebelum bekerja di sini," tambah dr. Benny.
Sementara itu, dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp. OG, Direktur RS Keluarga Sehat Rembang berharap, kegiatan CSR Sido Muncul ini dapat meningkatkan kualitas hidup penderita katarak.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, terutama Sido Muncul. Rumah Sakit Keluarga Sehat Rembang berharap program ini dapat membantu masyarakat memperoleh penglihatan yang lebih baik, meningkatkan kemandirian, serta meningkatkan kualitas hidup," kata dr. Irawan.
Perwakilan Kodim Rembang, Arh Fahrudin menjelaskan, proses pencarian pasien dilakukan dengan pendekatan ke masyarakat langsung. Fahrudin menyebut, beberapa anggota memang sering bertemu dan mengobrol bersama masyarakat.
"Jadi kami itu memang suka ngumpul, ngobrol sama masyarakat. Nah dari situ kan ketahuan siapa yang matanya sakit (katarak). Pas tahu ada bantuan ini, kami tawarkan dan mereka mau," ucap Fahrudin.
Salah satu pasien yang telah menjalani operasi katarak gratis, Karimin (64) mengatakan, setelah menjalani operasi penglihatannya sangat membaik. Sebelum dioperasi, matanya seperti terhalang jaring laba-laba.
“Satu tahun saya menderita katarak, penglihatannya tidak jelas seperti ada sarang laba-laba. Terima kasih kepada Pak Irwan dari Sido Muncul, saya sudah dibantu operasi. Tadi tiba-tiba saja sudah selesai,” ucapnya.
Selain operasi katarak gratis, Sido Muncul juga konsisten menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) lainnya, seperti program operasi bibir sumbing gratis hingga memberikan bantuan untuk anak-anak penderita stunting di berbagai wilayah di Indonesia.
