Topan Champi Dekati Taiwan: Pekerja-Sekolah Libur, WNI Diminta Tak Keluar Rumah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siklon Tropis Champi di Laut Filipina, Kamis 22/10/2026. Foto: Dok. BMKG
zoom-in-whitePerbesar
Siklon Tropis Champi di Laut Filipina, Kamis 22/10/2026. Foto: Dok. BMKG

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei mengeluarkan imbauan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Taiwan terkait kemungkinan wilayah tersebut diterpa Topan Champi. Dalam keterangannya disebutkan badai tersebut sudah bergerak mendekati Taiwan.

"Sehubungan dengan Taifun Champi yang bergerak mendekati wilayah daratan Taiwan, otoritas Taiwan telah meliburkan aktivitas kerja dan sekolah hari Jumat, 23 Oktober 2026," demikian keterangan di akun Instagram KDEI Taiwan, @kdeitaipei, dikutip Kamis (22/10).

Kebijakan libur itu berlaku untuk wilayah Taipei City, New Taipei City, Keelung City, Taoyuan City, Hsinchu City, Hsinchu County, Miaoli County, Taichung City, dan Changhua County. Selain itu juga untuk wilayah Nantou County, Yunlin County, Chiayi County, Chiayi City, Tainan City, Kaohsiung City, Pingtung County, Yilan County, Hualien County, Penghu County, Matsu, dan Taitung County (Lyudao Township, Lanyu Township).

Terkait dengan kondisi tersebut, KDEI Taipei mengimbau WNI untuk tidak keluar rumah.

"WNI di wilayah yang diliburkan diimbau tidak keluar rumah/kediaman kecuali untuk keperluan mendesak dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi di wilayah masing-masing," tutur pengumuman itu.

KDEI Taipei juga mengimbau seluruh WNI di Taiwan agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari otoritas Taiwan dan KDEI Taipei. Bagi yang terdampak atau mengetahui ada WNI yang terdampak Topan Champi, segera menghubungi KDEI Taipei melalui hotline PWNI-Pensosbud pada: +886 901 132 000 atau +886 987 587 000.

Dalam kesempatan itu, KDEI Taipei juga mengumumkan penutupan pelayanan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Permohonan penggantian paspor yang terjadwal apda hari itu akan dilakukan penjadwalan ulang. Sedangkan yang akan mengambil paspor, bisa dilakukan pada 27-30 Oktober 2026.

instagram embed