Topan Dujuan Hantam Jepang, 4 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir merendam taman bermain anak-anak di dekat rumah yang diterjang tanah longsor akibat Topan Dujuan di Miura, Kanagawa, Jepang, Selasa (22/9/2026). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Banjir merendam taman bermain anak-anak di dekat rumah yang diterjang tanah longsor akibat Topan Dujuan di Miura, Kanagawa, Jepang, Selasa (22/9/2026). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS

Hantaman Topan Dujuan menewaskan empat orang di Jepang dan melukai 22 lainnya. Sebanyak ribuan keluarga di Tokyo juga mengalami pemadaman listrik akibat topan tersebut.

Keterangan tersebut disampaikan otoritas Jepang pada Selasa (22/9), sesaat setelah topan itu mendarat dan merusak sejumlah kawasan di sana.

Saat ini, otoritas Jepang melaporkan bahwa topan sudah bergerak dari pantai di wilayahnya ke kawasan Pasifik. Oleh sebab itu, peringatan hujan deras dan kewaspadaan terhadap tanah longsor sudah dicabut.

Meski demikian, hantaman Topan Dujuan sempat mengganggu kehidupan warga Tokyo. Salah satunya nyaris membuat pameran video game terbesar di dunia ditutup lebih cepat.

Adapun menurut badan penanganan bencana di Jepang, tiga orang tewas akibat Topan Dujuan berada di Prefektur Chiba dan satu lainnya di Kanagawa. Kedua kawasan itu berada di sekitar Tokyo.

Mereka menambahkan, kini fokus utama adalah mencari warga yang hilang akibat longsor yang terjadi karena topan.

Terkait pemadaman listrik, otoritas setempat mengungkap situasi itu terjadi terhadap 45 ribu keluarga di Chiba. Di kawasan itu, sebanyak 460 rumah turut dilaporkan rusak berat.

Parahnya kerusakan akibat hantaman Topan Dujuan, menurut beberapa peneliti, turut disebabkan perubahan iklim yang dipicu oleh ulah manusia.