TPS Rasa Kondangan hingga Piala Dunia Warnai Pilkada Bali 2018

Sejumlah TPS di Bali tampak berbeda daripada biasanya. Satu di antaranya tampak di TPS 5 Banjar Ubung, Kelurahan Sempidi, Kabupaten Badung, Bali, yang tampil dengan pernak-pernik bernuansa Piala Dunia.
Ketua KPPS TPS 5, Gusti Ngurah Martana (54), menyampaikan timnya sengaja menghias TPS untuk menyemarakkan Pilgub Bali 2018. Mereka ingin menarik perhatian masyarakat agar mau datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada Rabu (27/6) besok.
"Kami hubungkan pesta demokrasi dengan euforia Piala Dunia. Maksud kami supaya pesta demokrasi agak rileks, kami ciptakan nuansanya beda. Supaya orang mau datang dan mengurangi golput," kata Martana di lokasi, Selasa (26/6).

Pernak-pernik yang dipasang sejak tadi pagi ini menghabiskan biaya kurang dari Rp 2 juta. Tidak hanya menghiasi TPS, Martana menyampaikan euforia piala dunia akan lebih terasa besok saat hari H.
Para petugas KPPS di TPS dengan total 594 pemilih ini akan menggunakan jersey berbagai negara peserta Piala Dunia yang dipadukan dengan kamen dan udeng khas Bali.
"Jadi ada perpaduan dengan kearifan lokal. Atasnya jersey, lalu pakai kamen dan udeng untuk yang laki-laki," katanya.

Tidak hanya di Banjar Ubung, Sempidi, TPS unik lainnya tampak di kawasan Kabupaten Gianyar. Ketua KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyampaikan ada beberapa TPS yang menampilkan dekorasi undangan pernikahan khas Bali. Ada juga TPS yang dihiasi konsep bertani, lengkap dengan orang-orangan sawah.
"Tadi saya meninjau, di Gianyar, memang di sana ada lomba antar TPS. Saya apresiasi karena menunjukkan seni dan kreativitas sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih," kata Raka Sandi.

Ia menambahkan di Gianyar itu bukan hal baru. Pada pilkada sebelumnya juga pernah dilakukan. Namun, ia mengimbau agar substansi Pilgub dan Pilkada 2018 ini sesuai dengan ketentuan pokoknya sebagaimana yang diatur dalam PKPU.
"Itu dipersilakan sepanjang tujuannya inovasi dan meningkatkan partisipasi pemilih. Yang terpenting ketentuan pokok dari pilgub harus berjalan. Jangan sampai muncul permasalahan di kemudian hari. Itu mengapa kami monitoring TPS se-Bali," ujarnya.
Sementara itu, terkait perihal logistik hingga saat ini, secara umum Raka Sandi melihat semuanya masih berjalan lancar. Pihaknya akan terus memantau agar logistik dan TPS selesai tepat waktu mengingat waktu pemilihan kurang dari 1 hari lagi.

