Tragedi Ponpes Sidoarjo Runtuh, Pengasuh: Ini Takdir Allah, Semua Harus Sabar
·waktu baca 1 menit

Seorang santri tewas dan 99 lainnya menjadi korban bangunan runtuh di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kota Sidoarjo, Jawa Timur, Senin sore (29/9).
Bangunan tersebut terdiri dari 2 lantai (lantai dasar, lantai 1, lantai 2), dengan rooftop beton pada lantai 2.
Pagi hari, rooftop tersebut masih dicor. Sorenya, cor tersebut ambrol, langsung ke lantai dasar di mana para santri sedang salat berjemaah.
Kiai Haji Abdus Salam Mujib, pengasuh ponpes, meminta semua pihak bersabar.
"Saya kira memang ini takdir dari Allah. Jadi semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik," ujar Salam, Senin malam (29/9).
Ia melanjutkan, "Diberi pahala yang sangat-sangat, apa.. enggak bisa mengutarakan.. mudah-mudahan dibalas dengan balasan kebaikan oleh Allah."
Salam belum menentukan apakah kegiatan pesantren dihentikan sementara atau tidak akibat tragedi ini.
