Transaksi Pakai Kartu Debit di Mesin Kasir Juga Ternyata Tidak Aman

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kartu Kredit (Foto: Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kartu Kredit (Foto: Flickr)

Tidak hanya data pengguna kartu kredit saja yang rawan diduplikasi, data kartu debit juga ternyata tidak aman jika digesek dua kali.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Martha mengungkapkan, semua transaksi menggunakan kartu harus dilakukan secara hati-hati. Dalam aturannya, transaksi menggunakan kartu hanya dilakukan di mesin Electronic Data Capture (EDC) dan tidak boleh digesek di tempat lain di keyboard komputer maupun mesin kasir (cash register).

"Sama dengan kartu kredit, kartu debit juga tidak aman kalau digesek dua kali, itu lebih berisiko, karena data langsung terekam, seharusnya di mesin EDC saja," kata Steve kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (5/9).

Lebih jauh dia menjelaskan, masyarakat harus lebih aware terhadap penggunaan kartu kredit maupun debit. Saat bertransaksi, sebaiknya diperhatikan pemakaiannya, digesek sekali atau dua kali.

"Masyarakat harus perhatikan ini. Seharusnya secara aturan tidak diperbolehkan double swipe, karena ini menyangkut keamanan data," jelas dia.

Steve mengungkapkan, saat mesin kasir menggesek alat pembayaran kita baik kredit maupun debit, secara otomatis data-data yang terdapat dalam kartu tersebut terekam.

Hal tersebut bisa saja disalahgunakan oleh merchant yang tidak bertanggung jawab.

"Itu mengambil data kartu, merekam, karena memang ada merchant-merchant nakal, tidak mengikuti aturan, harusnya digesek cukup sekali di mesin EDC," paparnya.

Untuk itu, masyarakat diminta lebih selektif dalam memilih merchant untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit maupun debit.

"Untuk pemegang kartu lebih selektif jangan ke tempat-tempat yang double swipe, pemegang kartu saya imbau untuk menolak jika dilakukan double swipe," kata Steve.