Transisi Imlek Menuju Ramadan di Jakarta: Penampilan Barongsai-Tari Ratoeh Jaroe

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana acara Transisi Imlek Menuju Ramadan 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana acara Transisi Imlek Menuju Ramadan 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Pemprov DKI Jakarta menggelar acara dalam rangka merayakan Imlek dan menyambut Ramadan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2). Acara ini bertajuk Double Blessing: Chinese New Year and Ramadan Kareem.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan perayaan Imlek dan Ramadan yang berdekatan bukan suatu kebetulan.

"Jadi ini semua sudah diatur, kalau saya merasakan ini sudah diatur, tidak hanya kebetulan. Dua blessing ini hadir pada waktu yang bersamaan dan menjadi transisi. Mudah-mudahan besok Ramadan bisa kita mulai," kata Rano di lokasi.

Suasana acara Transisi Imlek Menuju Ramadan 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Dalam acara tersebut, Rano melanjutkan, ada sejumlah pertunjukan seni yang ditampilkan. Mulai dari yang budaya Tionghoa hingga nuansa Islami.

"Di antaranya tadi kita lihat ada adik-adik kita dari Aceh, Tari Ratoh Jaroe dari Aceh, dan Tari Randai Piring itu dari kampung saya, Sumatera Barat. Kemudian ada Rampak Bedug tadi dari Banten, serta Tari Zapin Betawi," papar Rano.

"Selain itu juga ada penampilan Barongsai dan Liong. Dari siang dan sore mereka sudah bermain di sini," sambung dia.

Dekorasi Festival Imlek Jakarta menghiasi kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (15/2/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Rano berharap, acara ini dapat menghadirkan kesan yang baik bagi masyarakat Jakarta. Dia juga meminta agar acara semacam ini bisa dibuat lebih meriah ke depannya

"Tahun depan harus lebih hebat dari ini karena tahun depan Jakarta berusia 500 tahun. Barangkali kegiatan ini kita akan bikin seperti Car Free Night, supaya Jakarta kosong, semuanya merayakan untuk menghadapi pesta yang jauh lebih besar," ungkapnya.